Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Video Edukatif Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Dalam Pencegahan Kehamilan Pada Remaja Di SMPN 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi Ikke Puspita Sari; Fanni Hanifa; Diani Maryani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 10 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i10.2466

Abstract

Kehamilan remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berdampak pada putus sekolah, kemiskinan antargenerasi, serta meningkatnya risiko komplikasi kesehatan bagi ibu dan bayi. Salah satu upaya untuk mengatasi pencegahan kehamilan pada remaja yaitu media video edukatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis video edukatif terhadap pengetahuan dan sikap dalam pencegahan kehamilan pada remaja di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi sebanyak 60 orang yang berada pada rentang usia remaja (12–15 tahun). Sampel dalam penelitian 30 responden dengan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan video edukatif kesehatan reproduksi dan lembar kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil uji statistik diketahui bahwa pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan kehamilan pada remaja didapatkan nilai p value 0,000 berarti P<0,05, Kesimpulan ada pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis video edukatif terhadap pengetahuan dan sikap dalam pencegahan kehamilan pada remaja di SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi. Disarankan dapat menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari untuk pencegahan kehamilan pada usia remaja serta menghindari perilaku seksual berisiko