This Author published in this journals
All Journal JUTEKS
Mohamad Idrus Idrus
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Stamping Otomatis Berbasis PLC Mitsubishi FX1N-40MR dengan Sistem Inspeksi Visual dan Monitoring IoT Mohamad Idrus Idrus; Tatyantoro Andrasto; Arief Arfriandi
JUTEKS Vol 13 No 2 (2026): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v13i2.24634

Abstract

Proses stamping logo secara manual pada kemasan kardus menghadapi berbagai kendala, antara lain ketidakkonsistenan posisi cap, tekanan yang tidak merata, rendahnya kecepatan produksi, dan tingginya risiko kesalahan akibat kelelahan operator. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem otomasi berbasis Programmable Logic Controller (PLC) Mitsubishi FX1N-40MR sebagai kontrol utama pada prototipe mesin stamping otomatis, menganalisis akurasi sekuensial program PLC dalam mengeksekusi tahapan proses stamping, serta mengevaluasi tingkat keandalan sistem dalam menjalankan proses secara kontinu. Sistem yang dikembangkan terdiri atas panel kontrol PLC, konveyor, tiga silinder pneumatik, modul relai antarmuka, modul ESP32-S3, serta antarmuka web untuk kendali jarak jauh. Program PLC dirancang menggunakan ladder diagram pada perangkat lunak GX Works2 dengan metode shift register untuk kendali sekuensial, dan mendukung Mode Manual serta Mode Otomatis. Integrasi antara PLC dan ESP32-S3 dilakukan melalui relai elektromagnetik sebagai konverter level tegangan dari 3,3 V menjadi 24 V DC, sehingga sistem dapat menerima perintah master on, start, stop, emergency, dan loop trigger dari web server dan menjalankan mode otomatis yang dipicu oleh sinyal inspeksi visual dari kamera. Hasil pengujian menunjukkan akurasi sekuensial 99,6% dari 210 eksekusi tahapan (30 siklus), ketepatan waktu siklus 98,4%, koefisien variasi waktu siklus 0,31%, dan success rate keandalan 98,0% dari 50 siklus kontinu, seluruhnya melampaui ambang batas 95% yang lazim digunakan sebagai kriteria keberhasilan sistem otomasi industri. Kegagalan yang tercatat murni bersumber dari faktor mekanis dan pneumatik, bukan dari logika program PLC. Penelitian ini menghasilkan solusi otomasi yang sederhana, andal, dan terjangkau, sehingga berpotensi diterapkan oleh industri kecil dan menengah untuk meningkatkan produktivitas dan konsistensi kualitas marking pada kemasan produk.