Dedi Mulyana Saputra
Universitas Nahdlatul Ulama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literasi Digital dan Kesehatan Mental: Dampak Cyberbullying terhadap Motivasi Belajar Remaja di Media Sosial Dedi Mulyana Saputra; Nia Kurniawati Dewi
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.583

Abstract

Penggunaan media sosial yang masif di kalangan remaja membawa konsekuensi ganda: di satu sisi membuka akses informasi dan interaksi sosial, di sisi lain meningkatkan risiko cyberbullying yang mengancam kesehatan mental dan motivasi belajar. Penelitian ini mengkaji dampak cyberbullying terhadap motivasi belajar remaja serta peran literasi digital sebagai faktor protektif. Menggunakan pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis berbagai temuan empiris tentang hubungan antara cyberbullying, kesehatan mental, dan performa akademik remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying berkorelasi signifikan dengan peningkatan tingkat kecemasan dan depresi pada remaja korban, yang selanjutnya menjadi mediator penting dalam penurunan motivasi belajar, gangguan konsentrasi, dan peningkatan ketidakhadiran sekolah . Dampak psikologis seperti stres kronis, rasa takut akan penghinaan publik, dan perasaan tidak berdaya secara langsung mengikis harga diri dan kesejahteraan psikologis korban . Studi juga mengungkap bahwa bentuk-bentuk cyberbullying yang umum terjadi di kalangan remaja meliputi pelecehan, kritik, impersonasi, penyebaran rumor, dan pengabaian sosial, yang semuanya memberikan tekanan psikologis nyata . Penelitian ini menemukan bahwa literasi digital berperan krusial dalam pencegahan cyberbullying, dengan program-program berbasis literasi digital terbukti efektif meningkatkan pemahaman remaja tentang bentuk-bentuk cyberbullying, dampak negatifnya, serta pentingnya etika dan saling menghormati dalam bermedia sosial . Intervensi yang mengintegrasikan edukasi literasi digital, dukungan kesehatan mental di sekolah, dan keterlibatan orang tua direkomendasikan sebagai pendekatan holistik untuk melindungi kesejahteraan remaja di era digital .