ardiansaputra ardian_saputra
Manajemen Sumberdaya Perairan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Effluent Tambak Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di CV, Putera Manggala Abadi Dan Status Mutu Sungai Selindung Kota Pangkalpinang ardiansaputra ardian_saputra; Fika Dewi Pratiwi; Kurniawan
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 20 No 2 (2026): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya budidaya udang vaname dapat mengakibatkan suatu permasalahan bagi lingkungan. Limbah budidayaudang vaname dinilai bisa berpengaruh terhadap lingkungan perairan sehingga dapat mengalami penurunan kualitas perairan. Tujuan dari penelitian ini Menganalisis kualitas air buangan (effluent) limbah budidaya udang vaname CV. Putera Manggala Abadi dan menganalisis kualitas air sungai selindung akibat adanya budidaya udang vaname. Penelitian ini mengunakan metode lapangan (Field Research). Parameter kualitas air yang diambil suhu, Total Suspended Solid, Nitrat, Fosfat, BOD, pH, DO dan Total Colifrom. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan metode beban pencemaran dan metode storet. Hasil analisis kualitas air limbah tambak udang vaname menunjukkan bahwa parameter suhu, TSS (Total Suspended Solid), Nitrat, pH, DO dan Total Colifrom masih memenuhi baku mutu air limbah sedangkan parameter BOD dan Fosfat sudah melewati batas baku mutu yang mengacu pada Peraturan Gubernur Bangka Belitung Nomor 32 Tahun 2020 sedangkan hasil perhitungan storet menunjukan total skor sebesar -8. Hal ini menunjukan bahwa Sungai Selindung termasuk golongan air kelas B tercemar ringan. Sungai Selindung tercemar ringan karena dipengaruhi oleh parameter BOD yang telah melewati batas baku mutu air Sungai Kelas II berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021.