This Author published in this journals
All Journal Mahaguru
Sulthon Zulkarnain Siregar
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Happy Sport: Edukasi Aktivitas Fisik Sejak Dini bagi Siswa Sekolah Dasar Reflina Reflina; Sulthon Zulkarnain Siregar; M Fauzan Zannurain; Putri Wardani; Indah Aini Wirdia; Muhammad Rijal Hasan Harahap
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah DasarĀ  Vol. 5 No. 1 (2024): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v5i1.396

Abstract

Aktivitas fisik sejak usia sekolah dasar penting untuk mendukung kebugaran, perkembangan motorik, interaksi sosial, dan pembentukan kebiasaan hidup sehat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program Happy Sport sebagai edukasi pentingnya aktivitas fisik sejak dini pada siswa SDN 055980 Aman Damai serta menafsirkan implikasi pedagogisnya. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) sebagai kerangka partisipatif. Sosialisasi dilaksanakan pada siswa kelas VI B yang berjumlah 24 orang dan difasilitasi oleh mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Sumatera Utara; tindak lanjut berupa senam bersama melibatkan warga sekolah. Data kegiatan bersumber dari observasi proses, respons lisan siswa, dan dokumentasi. Hasil deskriptif menunjukkan masih terdapat pemahaman yang sempit bahwa olahraga harus dilakukan dengan fasilitas khusus. Catatan kegiatan juga menunjukkan sekitar 90% siswa kelas sasaran melaporkan memiliki telepon genggam dan menggunakannya setelah pulang sekolah, sehingga keseimbangan antara aktivitas layar dan aktivitas gerak menjadi isu yang relevan. Program menghasilkan ruang dialog untuk memperluas pemahaman siswa bahwa berjalan, berlari, melompat, bermain aktif, dan senam merupakan bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan menegaskan pentingnya integrasi edukasi aktivitas fisik ke dalam budaya sekolah, meskipun perubahan perilaku jangka panjang belum diukur.