This Author published in this journals
All Journal Mahaguru
Ros Suryaningsih Ge’e
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Deli Serdang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Teknik Reka Cerita Gambar (RCG) terhadap Keterampilan Menulis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Omega Megarani; Ros Suryaningsih Ge’e; Fitriani Fitriani; Rahayu Rahayu; Muhammad Al Farisi; Paisal Rahman Hutapea
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol. 4 No. 1 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v4i1.449

Abstract

Keterampilan menulis menuntut siswa mengembangkan, mengurutkan, dan mengekspresikan gagasan secara tertulis. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan keterampilan menulis siswa kelas IV setelah pembelajaran menggunakan teknik Reka Cerita Gambar (RCG). Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok dengan pretest dan posttest pada 20 siswa kelas IV SD Nurul Hasanah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tahun ajaran 2022/2023. Data diperoleh melalui tes menulis, observasi, dan dokumentasi. Skor tes berada pada rentang 0-10 dan dianalisis secara deskriptif, menggunakan normalized gain, serta uji Wilcoxon signed-rank. Rata-rata skor meningkat dari 2,65 (SD = 0,99) pada pretest menjadi 8,55 (SD = 1,00) pada posttest. Seluruh siswa mengalami peningkatan sebesar 5-7 poin. Nilai normalized gain sebesar 0,803 termasuk kategori tinggi. Uji Wilcoxon exact menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah pembelajaran (W = 0; p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa RCG berpotensi menjadi penyangga visual yang membantu siswa mengembangkan dan mengurutkan ide sebelum menulis. Karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, perubahan skor perlu ditafsirkan sebagai peningkatan dalam kelompok, bukan sebagai bukti kausal yang sepenuhnya terisolasi.