Nazaruddin Nazaruddin
Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN PRINSIP HAK ASASI MANUSIA UNTUK MENYELESAIKAN KONFLIK AGAMA DI INDONESIA: PANDANGAN HUKUM NASIONAL DAN ISLAM A Rellang; Kamilah Kamilah; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam Vol 6 No 1 (2024): Al-Ahkam Volume 6 Nomor 1 Maret Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ahkam.v6i1.2445

Abstract

Isu konflik keagamaan menjadi perhatian utama di Indonesia, terutama setelah masa Reformasi. Dalam penyelesaian konflik keagamaan, penerapan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi dasar penting untuk mencapai harmoni dan keadilan dalam masyarakat, sekaligus menghormati nilai-nilai agama dan prinsip HAM. Dalam perspektif hukum Islam, hak asasi manusia dan kebebasan beragama memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni dan keadilan dalam masyarakat Muslim. Dalam studi ini, kami akan membahas penerapan prinsip HAM dalam penyelesaian konflik keagamaan di Indonesia, dengan mempertimbangkan perspektif hukum Islam dan hukum nasional. dalam perspektif hukum nasional, penerapan prinsip HAM dalam konflik keagamaan di Indonesia menekankan perlindungan terhadap kebebasan beragama dan upaya untuk meminimalkan potensi konflik. Konstitusi Indonesia menjamin kebebasan beragama dalam Pasal 28 E UUD 1945. Dalam penyelesaian konflik antar umat beragama, prinsip HAM menjadi dasar untuk menciptakan kondisi yang mendukung pelaksanaan HAM sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, PBB, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. dalam konteks Indonesia sebagai negara yang adil, demokratis, dan menghargai pluralitas, penerapan hak asasi manusia menjadi dasar penting untuk merespons dan menyelesaikan konflik keagamaan di Indonesia.