Fadly Fadly
Universitas Islam Ahmad Dahlan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE SINJAI REGENCY GOVERNMENT’S CONSISTENT EFFORTS TO COMBAT CRIMINAL ACTS OF VIOLENCE AGAINST WOMEN Jusri Mudjrimin; Andi Alauddin; Fadly Fadly
Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam Vol 8 No 1 (2026): Al-Ahkam : Jurnal Hukum Pidana Islam
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ahkam.v8i1.3639

Abstract

Walaupun negara telah menganggapi permasalahan kekerasan terhadap perempuan dengan menerbitkan berbagai aturan, namun kenyataannya kasus kekerasan terhadap perempuan masih terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya kekerasan yang terjadi terhadap perempuan di Kabupaten Sinjai sehingga dapat diperoleh pemecahan yang dapat memberikan manfaat agar dapat digunakan untuk mengungkap penyebab kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum Normatif Empirik yaitu metode penelitian yang menggunakan studi kasus berupa perilaku hukum yang disesuaikan dengan ketentuan hukum positif pada suatu peristiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten sinjai telah menempuh upaya penanggulangan kekerasan terhadap perempuan yang meliputi : Peningkatan Kapasitas Aparatur, Penguatan Kerjasama Lintas Sektor, Revisi Rencana Strategis, Pencegahan Perkawinan Anak, sehingga diperoleh dampak positif yang meliputi : Peningkatan Kesadaran Masyarakat, Penguatan Sistem Perlindungan, Penurunan Angka Kekerasan, Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, Terbentuknya kerjasama antar pihak. penjatuhan pidana terhadap pelaku kekerasan terhadap perempuan yang digunakan untuk mencegah kejahatan telah dilakukan sesuai mekanisme yang ada. penelitian ini memberikan implikasi bahwa walaupun telah ditempuh berbagai upaya penanggulangan tindak pidana kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Sinjai namun belum adanya konsistensi dalam pelaksanannya sehingga dapat dilakukan secara merata dan berkelanjutan