Febri Dwijayanti
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencegahan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan Perspektif Al-Qur’an Febri Dwijayanti
At-Tibyan Vol 2 No 1 (2019): AT-TIBYAN: Journal of Qur’an and Hadis Studies
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/atb.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas yang memprihatinkan, yaitu banyaknya perempuan yang menjadi korban dalam tindak kekerasan rumah tangga. Tindakan tersebut terjadi karena seorang suami merasa bahwa dirinya berhak melakukan apapun terhadap istrinya. Perbedaan yang terjadi antara perempuan dan laki-laki bukanlah tindakan dari diskriminasi. Perbedaan tersebut tidak digunakan untuk meninggikan ataupun merendahkan salah satu makhluk. Salah satu faktor yang memicu tindakan kekerasan tersebut berkaitan dengan bagaimana cara suami dalam menyelesaikan permasalahan. Sedangkan sebagai perempuan kebanyakan mereka menerima segala perlakuan dengan pasrah dan mengalah. Oleh karena itu penulis termotivasi untuk mengkaji tentang tafsiran beberapa ayat yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan agar dari penafsiran tersebut dapat ditemukan pencegahannya. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi maka, sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah fenomena yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga dengan menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan metodologi yang digunakan adalah metode tematik dengan membahas beberapa ayat sesuai dengan tema yang ada di dalam al-Qur’an. Hasilnya penulis menemukan pencegahan dapat dilakukan pada masa awal perkawinan dengan memberikan wejangan dari pihak orang tua serta bagi kedua belah pasangan harus memahami sifat dan kepribadian masing-masing. Kekerasan dalam rumah tangga dapat diatasi pada masa awal sebelum perkawinan. Suami harus memiliki pemikiran yang positif bahwasanya istri adalah titipan Tuhan yang harus yang harus diberikan rasa tanggung jawab, diperlakukan dengan baik seperti dalam awal surah An-Nisa ayat 34 bahwasanya laki-laki adalah pemimpin keluarga. Serta dalam kehidupan rumah tangga harus senantiasa menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang seperti dalam surah Ar-Rum ayat 21.