Yesi Fera
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FENOMENA SPIRIT DOLL DALAM PANDANGAN QS. LUQMAN [31]: 13 DENGAN PENDEKATAN MA’NA-CUM-MAGHZA Yesi Fera
At-Tibyan Vol 4 No 2 (2021): AT-TIBYAN: Journal of Qur’an and Hadis Studies
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/qvbvr456

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang fenomena boneka ruh dikalangan masyarakat yang percaya bahwa boneka tersebut berisi arwah dan diperlakukan sebagaimana layaknya manusia. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pandangan ulama terhadap fenomena Spirit Doll di Indonesia serta menganalisis fenomena tersebut melalui pendekatan penafsiran Ma’na Cum Maghza terhadap Al-Qur’an surah Luqman ayat 13. Kajian ini menggunakan pendekatan library research dengan menggunakan teknik analisis komparatif, yaitu mencoba mendeskripsikan konstruksi tafsir, kemudian di analisis secara kritis, serta mencari sisi persamaan dan perbedaan antara kedua tafsir tersebut. Sedangkan dalam analisis data, metode yang digunakan dalam menganalisis permasalahan ini adalah metode Ma’na Cum Magza. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang yang merawat boneka ruh sudah termasuk penyimpangan dan termasuk dalam perbuatan syirik. Selain itu, fenomena spirit doll di Indonesia ini sebagai penguji keimanan manusia. Namun demikian, fenomena spirit doll menjadi bukti bahwa Al-qur’an sebagai jawaban dari setiap problematika kehidupan manusia. Kitab suci ini merupakan pedoman dan rujukan bagi umat muslim. Perkembangan serta perubahan sosial, Al-qur’an tetap menjadi  pegangan ilmu yang terus berkembang dalam upaya mengkaji khazanah keilmuan.