Nodi Marefanda
Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Partnership dalam Perspektif Arnstein: Telaah Kritis Partisipasi Masyarakat pada Ekowisata Hutan Mangrove di Aceh Maisyura Maisyura; Akmal Saputra; Nodi Marefanda; Masrizal Masrizal
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sosiologi, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v19i2.1459

Abstract

This study examines community participation in the management of mangrove forest ecotourism in Langsa City, Aceh, through the lens of Arnstein’s Ladder of Citizen Participation. A qualitative approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews with ten key informants, and documentation. The results indicate that community participation currently oscillates between the placation and partnership levels. Local communities and traditional institutions (Lembaga Adat) are actively involved, particularly in the downstreaming of Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) products, environmental supervision, and community education in collaboration with PT. PEKOLA Langsa. Furthermore, the community maintains institutional relationships with the Langsa City Government via the Youth, Sports, and Tourism Office. These findings demonstrate that the community functions not merely as an object of development but as a subject in ecotourism management. The study implies that strengthening this partnership is vital for the ecological and economic sustainability of mangrove ecosystems. Abstrak Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekowisata hutan mangrove di Kota Langsa, Aceh, dengan menggunakan perspektif Tangga Partisipasi Arnstein. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap sepuluh informan kunci, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada level placation (penenangan) dan partnership (kemitraan). Masyarakat lokal dan lembaga adat terlibat aktif terutama dalam hilirisasi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengawasan lingkungan, serta edukasi masyarakat melalui kolaborasi dengan PT. PEKOLA Langsa sebagai pengelola. Selain itu, masyarakat juga menjalin hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya diposisikan sebagai objek, tetapi juga sebagai subjek dalam pengelolaan dan pengembangan ekowisata. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kemitraan merupakan elemen kunci bagi keberlanjutan ekologis dan ekonomi hutan mangrove.