Vani Nur Arifah
Diponegoro University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN DAYA HAMBAT Trichoderma sp. DAN FUNGISIDA TERHADAP JAMUR PATOGEN PADI SECARA IN VITRO Susiana Purwantisari; Vani Nur Arifah; Aurell Belva Kirana; Riana Nurul Haya; Siti Nur Jannah; Rido Baharudin Ar Rasyid
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 14, FEBRUARI 2026
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v14i1.8677

Abstract

Penyakit pada tanaman padi yang disebabkan oleh Nigrospora oryzae, Pyricularia oryzae, dan Cercospora oryzae menjadi ancaman serius bagi produktivitas pertanian. Penggunaan fungisida kimia berisiko menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi patogen penyebab penyakit padi serta mengevaluasi efektivitas Trichoderma sp. sebagai agen hayati dalam menghambat pertumbuhan patogen secara in vitro. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis daya hambat fungisida sintetis (Amistartop) terhadap patogen yang sama dan membandingkan efektivitasnya dengan Trichoderma sp. sebagai solusi pengendalian penyakit padi yang berkelanjutan. Isolasi patogen dilakukan menggunakan media PDA, sementara uji postulat Koch digunakan untuk mengonfirmasi patogenisitas isolat. Uji antagonisme dilakukan dengan metode dual culture untuk menilai daya hambat Trichoderma sp. terhadap ketiga patogen. Hasil isolasi menunjukkan bahwa ketiga patogen berhasil diperoleh, dan uji postulat Koch mengonfirmasi sifat patogenik N. oryzae, P. oryzae, dan C. oryzae terhadap tanaman padi. Hasil uji antagonisme menunjukkan bahwa Trichoderma sp. mampu menghambat pertumbuhan P. oryzae sebesar 84,62%, N. oryzae sebesar 43%, dan C. oryzae sebesar 26%. Mekanisme penghambatan melibatkan kompetisi ruang dan nutrisi serta antibiosis, yang ditandai dengan zona bening dan produksi pigmen kuning. Analisis efektivitas menunjukkan bahwa daya hambat Trichoderma sp. tidak berbeda nyata dengan fungisida kimia (p > 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa Trichoderma sp. memiliki efektivitas yang sebanding dengan fungisida sintetis dan berpotensi sebagai agen hayati dalam sistem pertanian berkelanjutan, sehingga dapat menjadi alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian penyakit padi.