Muhammad Usman
Fakultas Pertanian Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA POPULASI LALAT BUAH (Bactrocera spp.) Pada PERTANAMAN JERUK SIAM (Citrus nobilis) Di KABUPATEN BANYUWANGI Wildan Muhlison; Bagas Syarifudin Syah; Muhammad Usman; Wagiyana Wagiyana
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 14 No. 2 (2026): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL. 14, MEI 2026
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v14i2.9277

Abstract

Lalat buah (Bactrocera spp.) menyebabkan penurunan produksi jeruk siam di Banyuwangisebesar 60% dari tahun 2016 hingga 2019. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkaninformasi mengenai populasi lalat buah pada kebun jeruk siam di Kabupaten Banyuwangi.Informasi ini bermanfaat untuk teknik monitoring dan perencanaan pengendalian lalat buah.Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2023 – Juli 2023 di Kecamatan Tegalsari, Banyuwangidan laboratorium Agroteknologi Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan perangkapmingguan untuk mengetahui populasi dan inkubasi buah untuk mengidentifikasi spesies lalatbuah. Lokasi penelitian terdiri dari dua desa di Kecamatan Tegalsari yaitu Desa Tegalrejo danDesa Tegalsari serta pada setiap desa terdapat tiga lokasi penelitian yang merupakan kebunjeruk siam milik rakyat. Pengambilan data aktivitas harian lalat buah dilakukan setiap tiga jamsekali dan dilakukan setiap 2 minggu sekali sebanyak 5 kali. Pengambilan data abiotik (suhudan kelembaban) dan biotik (jumlah buah) dilakukan setiap melakukan pemerangkapan. Hasilanalisis regresi menunjukkan suhu tidak berpengaruh signifikan sedangkan jumlah buahberpengaruh signifikan terhadap populasi lalat buah. Uji T menunjukkan tidak terdapatperbedaan yang signifikan antara populasi lalat buah di Desa Tegalsari dan Desa Tegalrejo.Analisis Kruskal-wallis menunjukkan aktivitas lalat buah tertinggi pada pagi hari (9.00-12.00)dan diikuti pada siang hari (12.00-15.00) serta jumlah lalat buah paling sedikit ditemukanpada pagi hari (6.00-9.00). Terdapat tiga spesies yang didapatkan yaitu B. dorsalis, B.carambola dan B. umbrosa. Hasil inkubasi buah terserang didapatkan spesies B. dorsalis dan B.carambola dan tidak ditemukan parasitoid pada inkubasi yang dilakukan.