Ahmad Tabrani
STAK Terpadu Pesat Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengembangkan Bahan Ajar Sekolah Minggu Kontekstual: Pelatihan Guru Sekolah Minggu Sinode GKJTU Santosa Santosa; Ahmad Tabrani
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 2, No 1 (2025): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - April 2025
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v2i1.262

Abstract

The church plays an important role in educating its congregation from an early age. Sunday School serves as one of the educational platforms for the congregation, making its quality a crucial aspect to consider. The quality of Sunday School services is closely related to the quality of its teachers. The Synod of the Central Northern Java Christian Church (GKJTU) recognizes the importance of improving teacher quality and, therefore, organized training on developing contextual teaching materials. This training was conducted in collaboration with lecturers from the “STAK Terpadu Pesat Salatiga” as part of a Community Service Program (PKM). The training employed various methods, including brainstorming, lectures, demonstrations, question-and-answer sessions, group work, mentoring, presentations, and evaluations. Overall, the program successfully enhanced participants' knowledge and skills in developing teaching materials. Further mentoring is necessary to assist training participants in implementing the preparation of teaching materials according to the contextual needs of their respective churches. AbstrakGereja memiliki peran penting mendidik jemaat sejak usia dini. Sekolah Minggu merupakan salah satu wadah pendidikan bagi jemaat, sehingga sangat penting perhatikan kualitasnya. Kualitas layanan Sekolah Minggu tidak lepas dari kualitas Guru Sekolah Minggunya. Sinode Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) menyadari pentingnya peningkatan kualitas guru, maka diselenggarakan pelatihan dengan topik mengembangkan bahan ajar kontekstual. Pelatihan bekerjasama dengan Dosen Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Terpadu Pesat Salatiga dalam bentuk PKM. Pelaksanaan PKM menggunakan beberapa metode antara lain: brainstorming, ceramah, demonstrasi, tanya jawab, kelompok kerja, pendampingan, presentasi, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta menyusun bahan ajar. Diperlukan pendampingan pada peserta pelatihan sebagai langkah tindak lanjut di dalam mengimplementasikan penyusunan bahan ajar sesuai kebutuhan konteks gereja masing-masing.