Ester Debora Siburian
Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Loose Part Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Pelita Kasih Batam Center Ester Debora Siburian; Viktor Deni Siregar; Agatha Pebrian.M. Naibaho; Esterlina Situmorang
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol.3 No.1, September 2024
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v3i1.578

Abstract

This study stems from a common issue in the field of education, where early childhood students beginning their education at the kindergarten level are required to grow and develop according to the developmental aspects appropriate for their age. Therefore, this study aims to utilize loose parts as a medium to enhance children's language skills in a more creative way, based on their developmental needs. The research focuses on two main aspects: how the use of loose parts can improve the language skills of children aged 5-6 years at TK Pelita Kasih, and how children's language skills are affected by the use of loose parts at TK Pelita Kasih Batam Center. This study employs a qualitative methodology with a Classroom Action Research (CAR) approach. Data were collected through observations conducted at the school, which were then processed to identify key issues among the students. Following this, action cycles were implemented with the students, and after each cycle, data were collected and analyzed, leading to conclusions based on the data analysis. The results indicate that the use of loose parts as a medium significantly improves the language skills of early childhood students, particularly at TK Pelita Kasih Batam.Keywords: loose parts; children's language; children aged 5-6 yearsAbstrakPenelitian ini berangkat dari masalah yang sering terjadi di dunia pendidikan, di mana anak-anak usia dini yang mulai belajar di tingkat Taman Kanak-Kanak diwajibkan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan aspek perkembangan yang sesuai dengan usia mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan media loose parts dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak secara lebih kreatif berdasarkan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini merumuskan dua hal utama: bagaimana pemanfaatan loose parts dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Pelita Kasih, dan bagaimana kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun dipengaruhi oleh penggunaan media loose parts di TK Pelita Kasih Batam Center. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Data penelitian dikumpulkan berdasarkan hasil observasi terhadap sekolah, kemudian hasil observasi tersebut diolah untuk menemukan permasalahan yang substansi terhadap peserta didik. Lalu dirumuskan siklus pelakasanaan terhadap peserta didik, setelah dilakukan tahapan siklus maka akan ditemukan hasil data dan kemudian dianalisis, sehingga penarikan kesimpulan dilakukan berdasarkan hasil analisis data. Hasil penelitian ini terlihat bahwa dengan pemanfaatan media loose part dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini khususnya di TK Pelita Kasih Batam.Kata Kunci: lose part; bahasa anak; aud 5-6 tahun
Dari Warisan ke Inovasi: Modernisasi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini dalam Tantangan ZamanTengah Ester Debora Siburian; Alton Martinus Waruwu; Apri Yuliana Samongilailai; Agatha Pebrian M. Naibaho
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2, Maret 2025
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/tkr8th81

Abstract

The modernization of Christian early childhood education faces challenges in balancing the heritage of traditional values with technological innovation. This transformation involves changes in teaching methods, where technology is increasingly used as a learning aid, yet the primary role of teachers, parents, and church communities in shaping children's character must be maintained. This study aims to analyze how technology can be integrated into Christian early childhood education without eliminating the fundamental values of faith and social interaction. Using a literature study method with a qualitative approach, this research examines various academic sources on the application of technology in Christian education and strategies for maintaining a balance between innovation and spiritual values. The findings indicate that an effective curriculum should accommodate technology as a learning tool while preserving traditional methods such as discipleship, worship, educational games based on Christian values, and active parental involvement. With this holistic approach, Christian early childhood education can remain relevant in the digital era while upholding the foundation of faith as the core of character formation. Keywords: modernization; early childhood; technology; innovation Abstrak Modernisasi pendidikan Kristen anak usia dini menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan antara warisan nilai-nilai tradisional dan inovasi teknologi. Transformasi ini mencakup perubahan dalam metode pembelajaran, di mana teknologi semakin banyak digunakan sebagai alat bantu, tetapi tetap harus mempertahankan peran utama guru, orang tua, dan komunitas gereja dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam pendidikan Kristen anak usia dini tanpa menghilangkan nilai-nilai fundamental iman dan interaksi sosial. Menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai sumber akademik mengenai penerapan teknologi dalam pendidikan Kristen serta strategi untuk menjaga keseimbangan antara inovasi dan nilai-nilai spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang efektif harus mengakomodasi teknologi sebagai sarana pembelajaran, tetapi tetap mempertahankan metode tradisional seperti pemuridan, ibadah, permainan edukatif berbasis nilai-nilai Kristen, serta keterlibatan aktif orang tua. Dengan pendekatan holistik ini, pendidikan Kristen anak usia dini dapat tetap relevan di era digital, sambil menjaga fondasi iman yang menjadi dasar utama dalam membangun karakter anak. Kata Kunci: modernisasi; anak usia dini; teknologi; inovasi