Fianus Tandiongan
Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Iman Jemaat Berdasarkan Kolose 2:7 Melalui Kegiatan Pembinaan di Gereja Beth-El Tabernakel Bukit Hermon Mangkupalas, Samarinda Fianus Tandiongan; Tri Astuti
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2: September 2026
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/09375r61

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to strengthen the faith of the congregation of Beth-El Tabernacle Bukit Hermon Church, Mangkupalas, Samarinda, based on Colossians 2:7 through planned and contextual faith formation activities. The program was motivated by the congregation’s need for systematic spiritual guidance to develop a firm, growing, and resilient faith amid modern life challenges. A participatory approach was applied using Bible-based faith formation methods, including material presentation, interactive discussions, and faith reflection. The program involved approximately 250 congregation members and was conducted within a worship and fellowship setting. The results indicate an increased understanding of Colossians 2:7, particularly regarding living rooted in Christ, being built up in faith, and growing steadfast in faith. Furthermore, the program strengthened spiritual attitudes, faith awareness, and the congregation’s commitment to spiritual disciplines and active involvement in church ministry. Therefore, Bible-based faith formation within the framework of community service is effective in strengthening the congregation’s faith foundation and has strong potential for sustainable implementation in local churches. Abstrak Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan iman jemaat Gereja Beth-El Tabernakel Bukit Hermon Mangkupalas, Samarinda, berdasarkan Kolose 2:7 melalui kegiatan pembinaan iman yang terencana dan kontekstual. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan jemaat akan pendampingan rohani yang sistematis agar memiliki iman yang kokoh, bertumbuh, dan relevan dengan tantangan kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pembinaan iman berbasis Alkitab melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan refleksi iman. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 jemaat dan dilaksanakan dalam suasana ibadah serta persekutuan gerejawi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jemaat terhadap makna Kolose 2:7, khususnya tentang hidup berakar di dalam Kristus, dibangun dalam iman, dan bertambah teguh dalam iman. Selain itu, pembinaan ini juga memperkuat sikap spiritual, kesadaran iman, serta mendorong komitmen jemaat dalam disiplin rohani dan keterlibatan pelayanan gereja. Dengan demikian, pembinaan iman berbasis Alkitab terbukti efektif sebagai model PkM untuk memperkuat fondasi iman jemaat secara berkelanjutan.