Nuriani Su
Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGENALAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN BERTEMABUDDHIS BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH MINGGUBUDDHIS METTAYANA Hega Kumara Putra; Nuriani Su
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpkmbd.v4i1.157

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkankosakata Bahasa Mandarin bertema Buddhis kepada peserta didik Sekolah Minggu BuddhisMettayana. Peserta didik telah memiliki sedikit pengetahuan dasar Bahasa Mandarin,mencakup beberapa kosakata dan cara membaca huruf pinyin dengan 4 nada BahasaMandarin, namun belum mengenal kosakata Bahasa Mandarin yang berkaitan dengankonteks Buddhis. Kondisi tersebut menjadi dasar pemilihan materi 学习中文,认识佛法(Xuéxí Zhōngwén, Rènshi Fófǎ) yang berarti “Belajar Bahasa Mandarin, Mengenal Dharma”.Kegiatan dilaksanakan menggunakan empat metode, yaitu ceramah, praktik pengucapan,tanya jawab, dan latihan penerapan kosakata melalui penyusunan kalimat sederhana atau造句练习 (zàojù liànxí). Materi pembelajaran mencakup kosakata tentang konsep dasarBuddhis, nilai dan praktik Buddhis, tokoh dan komunitas Buddhis, serta empat hari besarperingatan Buddhis. Kegiatan berlangsung selama dua jam dan diikuti oleh 32 peserta didiksecara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mampu mengikutipelafalan kosakata secara aktif pada sesi pengucapan dan tanya jawab, serta sebanyak tujuhpeserta didik berhasil menyusun kalimat sederhana menggunakan kosakata yang telahdipelajari dengan tepat pada sesi latihan penerapan. Kegiatan ini memberikan kesempatankepada peserta didik untuk mengenal, mengucapkan, dan menggunakan kosakata BahasaMandarin dalam konteks Buddhis, serta menunjukkan bahwa pembelajaran kosakataberbasis konteks keagamaan yang dekat dengan pengalaman peserta didik dapatmendorong keterlibatan aktif mereka selama proses pembelajaran.