Nurfita Ndeki
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN RESORT DI WISATA PANTAI KURENAI DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Nurfita Ndeki; M Fauzhan Algiffari; Frans Mitran Ajami; Abd. Rasid Salim
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, salah satunya terletak di Provinsi Gorontalo yang dikenal akan keindahan alamnya yang masih asri dan beragam. Pantai Kurenai di Kabupaten Bone Bolango merupakan salah satu destinasi unggulan dengan karakteristik alam tropis dan pesisir yang memikat. Namun, keterbatasan fasilitas akomodasi menjadi salah satu kendala dalam pengembangan kawasan ini sebagai tujuan wisata berskala nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang resort di kawasan wisata Pantai Kurenai dengan pendekatan arsitektur Neo Vernakular, yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Gorontalo dengan kebutuhan fungsional modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur guna memperoleh data primer dan sekunder terkait tapak, budaya lokal, serta kebutuhan wisatawan. Selain itu, dilakukan analisis mendalam terhadap aspek tapak, ruang, bentuk, struktur, dan utilitas untuk mendukung proses perancangan. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan resort yang tidak hanya memenuhi fungsi akomodasi, namun juga mampu meningkatkan daya tarik wisata, memberdayakan masyarakat lokal, serta memperkuat identitas budaya melalui pendekatan arsitektur yang kontekstual dan berkelanjutan. Penerapan arsitektur Neo Vernakular dalam desain resort ini menghasilkan sebuah solusi arsitektural yang adaptif terhadap lingkungan alam dan sosial, serta berpotensi memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kawasan wisata berbasis kearifan lokal di Indonesia serta memberikan masukan bagi perencanaan destinasi wisata berkelanjutan di daerah lainnya.