This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Islam
Alin Zata Amni Alin
uin sunan kalijaga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

a representasi nilai-nilai al-qur'an dalam akun instagram @quranreview:analisis persepektif teori konsumerisme jean baudrillard: analisis persfektif teori konsumerisme jean baudrillard Alin Zata Amni Alin
Jurnal Studi Islam Vol. 14 No. 2 (2025): Desember
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/jsi.v14i2.11856

Abstract

  Abstract: This study discusses how Jean Baudrillard's theory of consumerism describes the values of the Qur'an in the Instagram account @quranreview. In today's era of computers and the internet, the phenomenon of consumerism also affects spiritual and religious life. Previously regarded as a source of teachings and guidelines for life, the Qur'an has now become a digital commodity sold through social media. To examine how verses from the Qur'an are packaged visually and symbolically on the @quranreview account and how social media users consume them as part of their religious identity and lifestyle, this study uses a literature review approach. This study reveals that the meaning of the digital representation of the Qur'an often changes, shifting from spiritual values to symbolic values influenced by market logic and popular culture, referring to Baudrillard's ideas of sign value, simulation, and hyperreality. Amidst the increasing trend of commodification and digital consumption, this phenomenon poses new challenges in ensuring that the message of the Qur'an remains relevant. Abstrak: Studi ini membahas bagaimana teori konsumerisme Jean Baudrillard menggambarkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam akun Instagram @quranreview. Di era komputer dan internet saat ini, fenomena konsumerisme memengaruhi kehidupan spiritual dan keagamaan juga. Selama ini dianggap sebagai sumber ajaran dan pedoman hidup, Al-Qur'an sekarang menjadi barang konsumsi digital yang dijual melalui media sosial. Untuk melihat bagaimana ayat-ayat Al-Qur'an dikemas secara visual dan simbolik di akun @quranreview dan bagaimana pengguna media sosial mengonsumsinya sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup religius, penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka. Studi ini mengemukan bahwa makna representasi digital Al-Qur'an sering berubah, beralih dari nilai spiritual ke nilai simbolik yang dipengaruhi oleh logika pasar dan budaya populer, mengacu pada gagasan nilai tanda, simulasi, dan hiperrealitas Baudrillard. Di tengah arus komodifikasi dan konsumsi digital yang semakin meningkat, fenomena ini menimbulkan tantangan baru untuk memastikan bahwa pesan Al-Qur'an tetap relevan. Kata kunci: Al-Qur’an, Konsumerisme, Jean Baudrillard, Instagram, Representasi