Syahrul Fathi
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemetaan Permasalahan Akses, Drainase Alami, dan Stabilitas Lahan pada Area Perkebunan Kopi Pegasing, Aceh Tengah Aghnia Zahrah; Alvisyahri Alvisyahri; Syahrul Fathi; Muhammad Ikhsan
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v4i1.15820

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada area perkebunan kopi di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, dilakukan sebagai upaya identifikasi awal terhadap permasalahan infrastruktur sederhana yang memengaruhi mobilitas, keselamatan, dan keberlanjutan pengelolaan lahan. Kawasan perkebunan kopi pada wilayah dataran tinggi memiliki karakteristik topografi bervariasi, vegetasi yang relatif rapat, jalur akses terbatas, serta kedekatan dengan alur sungai. Kondisi tersebut berimplikasi pada munculnya persoalan aksesibilitas, drainase alami, dan stabilitas lahan yang perlu dipetakan secara sistematis. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kondisi eksisting lapangan, memetakan titik-titik permasalahan utama, serta merumuskan rekomendasi teknis awal yang dapat diterapkan secara partisipatif oleh masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan observasi lapangan terstruktur, dokumentasi visual, diskusi partisipatif dengan masyarakat, dan analisis deskriptif kualitatif serta kuantitatif sederhana terhadap kondisi jalur kebun, limpasan permukaan, serta potensi gangguan stabilitas tanah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permasalahan dominan meliputi jalur kebun yang masih berupa tanah alami dan ditumbuhi vegetasi, belum tertatanya drainase permukaan, indikasi erosi pada area yang berdekatan dengan alur sungai, serta potensi penurunan kualitas akses pada saat hujan. Rekomendasi teknis yang diusulkan mencakup penegasan jalur prioritas, pembuatan drainase mikro, penguatan vegetatif pada titik rawan, dan penyusunan peta sederhana lokasi prioritas penanganan. Pendekatan pengabdian berbasis observasi teknis terbukti efektif sebagai langkah awal menuju pengelolaan kawasan perkebunan kopi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.