Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan sistem digital yang lebih efektif dan transparan. Namun, Desa Ladang Baro, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, masih menghadapi kendala dalam penyebaran informasi desa serta pengelolaan administrasi yang sebagian besar dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan pelayanan publik belum berjalan secara optimal dan akses masyarakat terhadap informasi desa masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun sistem informasi berbasis web sebagai media pelayanan publik sekaligus sarana promosi potensi lokal desa. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pelatihan penggunaan website kepada aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website yang dikembangkan mampu membantu aparatur desa dalam mengelola data administrasi, mempercepat proses pelayanan surat, serta mempermudah penyampaian informasi kepada masyarakat. Selain itu, website juga menjadi media digital untuk memperkenalkan potensi ekonomi dan kegiatan desa secara lebih luas. Dengan demikian, penerapan sistem ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya desa digital yang lebih mandiri, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.