Anju Mayda Serasi Sihombing
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kolaborasi Mahasiswa IAKN Tarutung dan Masyarakat dalam Meningkatkan Literasi Sejak Dini di Desa Hutaraja Kabupaten Tapanuli Utara Tioma Octavia Dwi Kristina Simarmata; Desri Manihuruk; Castia Patricia Simanjuntak; Enjelika Sihite; Anju Mayda Serasi Sihombing; Edison Harapohan Simarmata
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sejak dini merupakan fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan belajar anak secara berkelanjutan. Namun, rendahnya budaya membaca serta terbatasnya pendampingan belajar di lingkungan masyarakat masih menjadi tantangan dalam pengembangan kemampuan literasi anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sejak dini melalui kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen Institut Agama Kristen Negeri Tarutung dengan masyarakat Desa Hutaraja. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, orang tua, dan peserta didik sebagai mitra dalam pelaksanaan program. Sasaran kegiatan berjumlah 30 peserta didik sekolah dasar yang mengikuti program literasi sebanyak empat kali dalam satu minggu, yaitu pada hari Senin dan Rabu di Kantor Desa Hutaraja serta hari Selasa dan Kamis di Posko Mahasiswa. Program dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, antara lain membaca nyaring (read aloud), pendampingan membaca, bercerita, latihan menulis, permainan edukatif berbasis literasi, dan diskusi sederhana mengenai isi bacaan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan memahami bacaan peserta didik. Selain itu, terjadi peningkatan minat baca, rasa percaya diri, partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta kebiasaan belajar yang lebih baik. Pemerintah desa dan orang tua juga memberikan respons yang sangat positif serta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat terbukti menjadi strategi yang efektif dalam membangun budaya literasi sejak dini sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat.