Hottua Sihotang
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kemampuan Literasi dan Numerasi Anak Melalui Pembelajaran Kreatif Membaca, Menulis, dan Menghitung Novita Tamba; Rismawati Helderia Sihombing; Lena Mutiara Sitompul; Sabario Piter; Niko Hutabarat; Hottua Sihotang; Maryska Debora Silalahi
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi perkembangan anak karena menjadi landasan dalam proses belajar serta pembentukan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Namun, kemampuan literasi dan numerasi anak masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kurang bervariasi, minimnya media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya motivasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang inovatif melalui penerapan pembelajaran kreatif yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi anak melalui pembelajaran kreatif membaca, menulis, dan menghitung, meningkatkan minat serta partisipasi aktif anak dalam pembelajaran, dan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis serta kreatif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan berbagai metode yang interaktif, seperti permainan edukatif, kegiatan membaca, menulis, berhitung, bercerita, diskusi, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak, tumbuhnya motivasi belajar, serta terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Selain memberikan manfaat bagi anak, kegiatan ini juga diharapkan menjadi referensi bagi pendidik, memperkuat peran orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah, serta mendukung desa dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.