Yesica Gabriella Siallagan
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembinaan Kerohanian Remaja, Pemuda, dan Sekolah Minggu serta Penataan Taman Desa sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa IAKN Tarutung di Desa Lobu Siregar II Kommy Nababan; Wenny Liana Simaremare; Yesica Gabriella Siallagan; Hogen Panjaitan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Desa Lobu Siregar II, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara dengan tujuan memperkuat pembinaan kerohanian remaja, pemuda, dan anak-anak Sekolah Minggu sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui penataan taman desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, gereja, tokoh masyarakat, serta warga dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Bentuk kegiatan meliputi pembinaan kerohanian melalui ibadah, pendalaman Alkitab, diskusi, dan motivasi pelayanan bagi remaja serta pemuda, pendampingan Sekolah Minggu dengan penerapan media pembelajaran kreatif, serta kegiatan gotong royong dalam penataan taman dan pembersihan lingkungan desa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan partisipasi remaja dan pemuda dalam kegiatan pelayanan gereja, meningkatnya antusiasme anak-anak dalam mengikuti pembelajaran Sekolah Minggu, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa. Selain menghasilkan perubahan pada aspek fisik melalui penataan taman, program ini juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat pelayanan di tengah masyarakat. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, gereja, dan masyarakat menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan program.