Dwi Herlinda Panjaitan
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bimbingan Belajar Anak dan Penguatan Kepedulian Pendidikan di Kelurahan Pandan Dwi Herlinda Panjaitan; Nelli Mesrika Gultom; Regina BM. Nainggolan
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas individu maupun kelompok agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Salah satu bentuk pemberdayaan yang relevan adalah melalui program bimbingan belajar anak dan penguatan kepedulian pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan akademik anak, menumbuhkan motivasi belajar, serta membangun kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta partisipasi langsung dalam pelaksanaan program. Informan penelitian meliputi aparat kelurahan, orang tua, anak-anak peserta bimbingan belajar, dan tim pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar anak memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, berhitung, serta pemahaman materi pelajaran di sekolah. Selain itu, program ini mampu meningkatkan motivasi belajar, rasa percaya diri, kedisiplinan, dan semangat anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan. Penguatan kepedulian pendidikan melalui sosialisasi, pendampingan, serta keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi antara pemerintah kelurahan, tenaga pendidik, mahasiswa, orang tua, dan masyarakat.