Yosi Nofa
STAI YDI Lubuk Sikaping

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontroversi dan Warisan Sejarah Mustafa Kemal Atatürk dalam Dunia Islam Indrianis; Yosi Nofa
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Runtuhnya Kekhalifahan Utsmani pada tahun 1924 menjadi titik penting dalam sejarah dunia Islam yang melahirkan Republik Turki di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Atatürk. Reformasi yang diterapkannya melalui kebijakan sekularisasi di bidang politik, hukum, pendidikan, dan sosial memunculkan kontroversi di kalangan umat Islam. Sebagian pihak memandang reformasi tersebut sebagai langkah menuju modernisasi negara, sementara pihak lain menilai kebijakan itu mengurangi peran agama dalam kehidupan bernegara. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontroversi kebijakan Mustafa Kemal Atatürk serta warisan sejarahnya terhadap perkembangan pemikiran Islam modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis yang mengintegrasikan kajian sejarah reformasi Turki dengan respons pemikiran Islam modern terhadap proses sekularisasi secara lebih komprehensif. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan memanfaatkan buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang dipilih berdasarkan relevansi tema, kredibilitas penulis, serta kontribusinya terhadap kajian sejarah Turki modern dan pemikiran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi Atatürk berhasil membangun sistem pemerintahan republik, memperbarui sistem hukum, dan memodernisasi pendidikan sehingga mendorong pembangunan nasional Turki. Namun, kebijakan tersebut juga memicu perdebatan karena mengurangi peran institusi keagamaan dalam ruang publik serta melahirkan beragam respons dari para pemikir Islam mengenai hubungan agama dan negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa warisan Mustafa Kemal Atatürk perlu dipahami secara objektif sebagai proses sejarah yang menghadirkan keberhasilan modernisasi sekaligus memunculkan perdebatan mengenai identitas keislaman dan arah perkembangan pemikiran Islam modern.baik dari sisi modernisasi maupun dampaknya terhadap identitas keislaman.