Safrin Zuraidah
Universitas dr.Soetomo Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Re Desain Gedung Baru Dr. Soetomo Surabaya Menggunakan Struktur Baja : Redesign Study Of New Building Dr. Soetomo Surabaya Using Steel Structure Montianus Dion; Safrin Zuraidah; K. Budi Hastono
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 1 No. 01: April 2023
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v1i01.6168

Abstract

Gedung baru SMP Dr. Soetomo Surabaya adalah salah satu gedung bertingkat yang memiliki jumlah empat lantai dan dibangun dengan menggunakan struktur beton bertulang. Portal yang menggunakan material baja sendiri dinilai mampu bersaing dengan portal beton, Namun pembangunan gedung struktur baja masih belum terbilang “trend” dan kurang dipakai di Indonesia. Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan perencanaan ulang bangunan Gedung baru SMP Dr. Soetomo Surabaya dengan menggunakan Struktur baja dengan profil baja WF (Wide Flange) berdasarkan SNI 03-1729-2002. Struktur pertama dimodelkan di AutoCAD yang kemudian dianalisa struktur menggunakan program SAP2000. Struktur terdiri dari Balok induk B1, Balok anak B2 dan B3, dan Kolom K. Beban yang ditinjau dalam perancangan antaral lain beban mati, beban hidup, beban gempa, dan beban angin. Dari hasil redesain, didapatkan hasil perancangan yang aman dari segi kekuatan dan didapatkan dimensi profil baru yaitu Balok Induk B1 dengan WF 700x300x13x24, Balok Anak B2 dengan WF 250x175x7x11, Balok Anak B3 dengan WF 200x150x6x9, dan Kolom K dengan. Harga kebutuhan material untuk satu portal struktur beton bertulang adalah Rp.693.626.020 dengan volume sebesar 50,912 m3, sedangkan harga kebutuhan material untuk satu portal struktur baja adalah Rp.386.937.375,72 dengan berat 30.684,094 kg. Portal struktur baja Rp.306.688.644 atau 44,42% lebih murah dibandingkan portal beton bertulang.