Rizki Astri Apriliani
Dr.Soetomo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS OPTIMALISASI PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA TERMINAL PETIKEMAS PADA STASIUN KALIMAS (STUDI KASUS: JO. BUMIKALOG) : ANALYSIS OF OPTIMIZATION OF DEVELOPMENT OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE OF CONTAINER TERMINALS AT KALIMAS STATION (CASE STUDY: JO. BUMIKALOG) Fajar Ramadhan Suprayogi; Rudi Santosa; Rizki Astri Apriliani
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 2 No. 01: April 2024
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v2i01.8137

Abstract

JO. BUMIKALOG merupakan badan usaha jasa logistik gabungan antara PT Bumi Wijaya Terminal dan PT Kereta Api Logistik yang berada di bawahnaungan PT Kereta Api Indonesia pada tanggal 23 Mei 2013. Fokus Bisnis JO Bumikalog Terminal penumpukan barang/container, Stuffing/Stripping/ReworkKegiatannya, Penyewaan Tanah/Gudang, Penumpukan, Bongkar Muat Semen, Bongkar Muat Kontainer. Beberapa permasalahan yang terjadi padaJO.BUMIKALOG memuat kinerja pelayanan operasional terminal JO. BUMIKALOG saat ini sedang berlangsung dalam penyediaan pemuatan danpelayanan bongkar muat peti kemas, identifikasi kapasitas yang terpakai dan tersedia pada terminal peti kemas, dan pengukuran kapasitasnyaTerminal peti kemas JO.BUMIKALOG untuk menampung peti kemas dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Tujuan penelitian meliputi menganalisis dan mengidentifikasikinerja pelayanan bongkar muat petikemas di Terminal JO. BUMIKALOG, Analisa kapasitas terpakai dan tersedia pada containerterminal, dan menghitung kapasitas terminal peti kemas dalam kurun waktu 5 tahun dengan menggunakan metode Forecasting. peneliti melakukan Peramalan penelitimelakukan pengolahan data dengan metode BOR (Berth Occupancy Ratio), mengukur proporsi kapasitas moda yang digunakan (Kereta Api) terhadap kapasitas lapangandan YOR (Yard Occupancy Ratio) yang mengukur proporsi kapasitas lahan yang terpakai (Hold Kapasitas) terhadap kapasitas lapangan yang tersedia berdasarkan pemahamanOleh karena itu, BOR dan YOR saling terkait untuk mendukung kelompok usaha yang dilakukan oleh pemilik usaha, dalam hal ini JO. Bumikalog. Hasil dari inipenelitian menghasilkan identifikasi menggunakan metode BOR di JO.BUMIKALOG dari tahun 2018 - 2022 yaitu sebesar 33%. Kondisi ini masih memenuhi UNCTADstandar yaitu <70%. Sehingga JO.BUMIKALOG masih layak untuk melakukan kegiatan bongkar muat. Untuk mengidentifikasi JO.BUMIKALOG BOR di2018 – 2027 rata-ratanya 77%. Kondisi ini berada pada standar UNCTAD yaitu lebih dari 70%. Sehingga harus dikembangkan dengan memperhatikanpenumpukan tambahan.