Aplikasi E-Kenda merupakan suatu pemantauan kegiatan pembangunan dimulai dari perumusan rencana, pelaksanaan, dan pengendalian kegiatan sekaligus suatu piranti lunak untuk memperbaiki kinerja pemerintah kabupaten Sidoarjo; berdasar Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Sidoarjo Nomor 64 Tahun 2020 tentang RENCANA INDUK PENGEMBANGAN PENGENDALIAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS ELEKTRONIK DI KABUPATEN SIDOARJO, 2020. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis manajemen konstruksi pada 3 Proyek Strategis Peningkatan Jalan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2024 menggunakan aplikasi E-Kenda, Menganalisis kendala yang dihadapi, dan mendeskripsikan manfaat penerapan manajemen konstruksi. Adapun 3 Proyek Strategis Peningkatan Jalan pada Tahun 2024 yang dianalisis yaitu Pekerjaan P embangunan Jalan dan Jembatan Frontage Road Waru – Buduran (Ljt), Peningkatan Jalan Kludan dan Tulangan, dan Peningkatan Jalan Candinegoro – Terungkulon. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis data berdasar teori analisis data Miles & Hubbermen (2014). Hasil penelitian bahwa Proyek Peningkatan Jalan Candinegoro-Terungkulon memiliki realisasi pekerjaan dengan nilai 100 %; Proyek Peningkatan Jalan Kludan - Tulangan memiliki realisasi pekerjaan dengan nilai 100 % ; dan Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Frontage Road Waru - Buduran (Ljt) memiliki realisasi pekerjaan dengan nilai 95,67 %. Dari ketiga proyek peningkatan jalan diatas, yang paling baik progress pengerjaannya adalah P royek Peningkatan Jalan Kludan - Tulangan karena selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Kendala dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan berb asis E- KENDA yaitu (1) kurangnya koordinasi antar Lembaga yang membuat mis-informasi dengan dinas terkait, dan kurangnya sarana dan prasarana Wi-Fi yang memadai. Manfaat penerapan manajemen konstruksi pada 3 Proyek Strategis Peningkatan Jalan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2024 menggunakan Aplikasi E-Kenda ialah (1) meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pekerjaan (2) pemanfaatan sumb er daya secara maksimal, dan jumlah operator E-Kenda tidak terlalu banyak.