Rafael Alvianto Gunawan Terang
Universitas Dr. Soetomo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA BETON: UTILIZATION OF COCONUT SHELL WASTE AS A SUBSTITUTE FOR COARSE AGGREGATE IN CONCRETE Rafael Alvianto Gunawan Terang; Safrin Zuraidah; K. Budi Hastono
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi limbah tempurung kelapa sebagai agregat kasar terhadap kuat tekan beton. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknologi Beton Universitas Dr. Soetomo Surabaya dengan menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi substitusi tempurung kelapa adalah 0%, 4%, 8%, dan 12% dari berat agregat kasar, serta menggunakan dua nilai Faktor Air Semen (FAS), yaitu 0,5 dan 0,6. Mutu beton yang direncanakan adalah f′c = 25 MPa mengacu pada SNI 03-2834-2000. Hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari menunjukkan bahwa peningkatan persentase substitusi tempurung kelapa cenderung menurunkan kuat tekan beton. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada beton tanpa substitusi (0%), yaitu 23,86 MPa untuk FAS 0,5 dan 23,58 MPa untuk FAS 0,6. Seluruh variasi substitusi tidak mampu mencapai target kuat tekan 25 MPa. Selain itu, beton dengan FAS 0,5 secara umum menunjukkan kuat tekan lebih tinggi dibandingkan FAS 0,6 pada semua variasi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah tempurung kelapa sebagai substitusi agregat kasar menurunkan kuat tekan beton, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan komposisi atau perlakuan yang dapat mempertahankan atau meningkatkan mutu beton.