This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Tashila Zahra Persada
Prodi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Determinan Kejadian Stunting Di Wilayah Puskesmas Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah Dyah Intan Puspitasari; Ella Kurnia Wati Kurnia Wati; Dina Nur Hanifah; Tashila Zahra Persada
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/ra7ved18

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting di wilayah Puskesmas Bulukerto cukup tinggi (32%) melebihi prevalensi stunting nasional (30,8%). Stunting disebabkan oleh berbagai faktor determinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan terjadinya stunting di wilayah Puskesmas Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah Balita usia 6-59 bulan dan jumlah sampel adalah 138 responden. Data penelitian (paritas, pendidikan terakhir ibu, usia ibu saat hamil, umur kandungan saat melahirkan, berat badan bayi lahir, riwayat ASI, dan usia anak) diperolah dari Laporan Surveilans Gizi Puskesmas bulan Desember 2020. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square dan uji multivariat menggunakan uji regresi logistik. Prevalensi kejadian stunting pada penelitian ini adalah 62,4%. Faktor yang memiliki hubungan dengan kejadian stunting adalah usia kehamilan saat melahirkan (p=0,035), riwayat pemberian ASI (p=0,003), dan usia anak (p= 0,006). Faktor yang paling berkaitan dengan kejadian stunting adalah riwayat pemberian ASI. ASI tidak eksklusif menjadi faktor yang paling berkaitan dengan stunting. Edukasi pada calon ibu tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan deteksi dini stunting sangat penting dilakukan agar dapat mencegah risiko timbulnya stunting pada balita.