Munaaya Fitriyya
Fakultas Ilmu Kesehatan, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Multikultural sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman dan Apresiasi terhadap Keberagaman Budaya Indonesia di SB Permai Penang Minsih Minsih; Nurul Widya Tanaya; Alief Laela Cahyaningtyas; Alya Rifa Nurjanah; Helzi Helzi; Ratna Dyah Utami; Munaaya Fitriyya
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8031

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pengajaran kebudayaan Indonesia di Sanggar Bimbingan (SB) Permai Penang dalam konteks pendidikan. Dengan menggunakan metode kualitatif, program ini mengeksplorasi bagaimana konsep kebudayaan Indonesia disampaikan kepada siswa dan dampaknya terhadap pemahaman serta apresiasi mereka terhadap kekayaan budaya Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan pendidikan siswa. Hasil program ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan holistik yang menggabungkan berbagai aspek kebudayaan Indonesia, seperti seni tari tradisional, musik, dan bahasa, ke dalam pembelajaran sangat efektif. Selain itu, penggunaan teknologi modern seperti multimedia, aplikasi interaktif, dan platform digital turut membantu meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam mempelajari kebudayaan Indonesia. Pendekatan pengajaran di Sanggar Bimbingan (SB) Permai Penang tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman akademis, tetapi juga bertujuan mempromosikan sikap menghargai dan menghormati keberagaman budaya. Dengan demikian, metode ini tidak hanya memperkuat identitas budaya siswa Indonesia, tetapi juga mendukung pemahaman lintas budaya di kalangan siswa. Program ini memberikan kontribusi penting terhadap literatur tentang pendidikan kebudayaan di lingkungan multikultural dengan menyoroti efektivitas strategi pengajaran tertentu dalam menyampaikan pengetahuan kebudayaan Indonesia kepada siswa dari latar belakang budaya yang beragam. Implikasi praktis dari temuan ini dapat membantu pengembangan kurikulum dan strategi pengajaran di institusi pendidikan lain untuk mempromosikan pemahaman dan toleransi lintas budaya.
Pola Penyebaran Penyakit Demam Berdarah dengan Model SIR di Madiun Tahun 2020-2022 Muhamad Adzib Baihaqi; Putri Balqis Al-Kubro; Rhavida Anniza Andyani; Yayuk Setyawati; Umi Budi Rahayu; Munaaya Fitriyya
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i1.171

Abstract

Model SIR telah banyak digunakan dalam mendeteksi pola penyebaran penyakit menular. Penyakit demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang dapat diprediksi pola penyebarannya dengan model SIR. Model ini membagi satu populasi dengan tiga kompartemen saling asing yaitu Susceptible (S), Infected (I), dan Recovered (R). Penelitian ini menggunakan data riil yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Angka parameter diperoleh dengan mengolah data tersebut, kemudian diterapkan pada model yang dipakai. Penyebaran penyakit demam berdarah di Madiun dengan model SIR ditentukan oleh Bilangan Reproduksi ( ). Pada pemodelan ini diperoleh titik ekuilibrium bebas penyakit (Disease-free equilibrium). Titik ekuilibrium bebas penyakit (Disease-free equilibrium) bersifat stabil asimtotik jika .