Husnul Rahima
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Lingua Rakyat: Pemberdayaan Potensi Bahasa Lokal melalui Pendampingan Kegiatan Budaya di Sukoharjo dan Karanganyar Miftahul Huda; Husnul Rahima; Raka Hendrik Fermansyah; Aina Rahma Sabila
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v6i2.8416

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan potensi bahasa lokal melalui pendampingan kegiatan budaya di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar. Pendampingan ini dilakukan untuk mengintegrasikan kembali bahasa jawa ke dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan kebudayaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ABCD (Asset Based Community Development) pendekatan ini digunakan untuk mengetahui, menggali, memanfaatkan potensi-potensi yang ada sebagai sarana untuk pemberdayaan potensi bahasa lokal dalam berbagai kegiatan budaya di Sukoharjo dan Karanganyar. Tahapan dari metode ini, antara lain; (1) identifikasi aset komunitas; (2) penguatan aset komunitas; (3) pemetaan dan pengembangan jejaring; (4) pengembangan rencana aksi; dan (5) pelakanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun bahasa Jawa masih digunakan dalam kegiatan budaya tradisional, kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan bahasa lokal bagi generasi muda semakin menurun. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk memberdayakan bahasa Jawa agar tetap hidup dan berkembang dalam budaya maupun kehidupan masyarakat lokal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengintegrasikan bahasa lokal dalam berbagai kegiatan kebudayaan yang terdapat di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar seperti Lesungan, Klenengan, Kesenian, Wayang kulit, dan Campursari diharapkan mampu menjaga dan melestarikan bahasa lokal yakni bahasa Jawa. Sehingga melalui pemberdayaan ini diharapkan generasi muda dapat turut serta melestarikan potensi bahasa yang ada melalui keterlibatannya secara aktif pada berbagai kegiatan atau dalam kehidupan sehari-hari.