Rossy Andriani
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Permainan Origami untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa di MIM Pepe, Klaten Puspita Indra Wardhani; Agusta Aulia Urrochman; Anisa Nur Alimah; Ida Fatmawati; Ika Rifngatin; Nur Baiti Sukma Dewi; Rizki Hendrawan Wibisono; Rossy Andriani; Sendy Pratiwi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v1i2.11359

Abstract

Kreativitas anak tidak didapatkan sejak peserta didik lahir, namun krea-tivitas anak dapat dikembangkan melalui sebuah kegiatan atau pelatihan yang terbimbing. Meningkatkan kreativitas pada siswa sebagai suatu upaya untuk mengembangkan keterampilan dan memacu rasa ingin tahu anak. Peran Pendidikan formal di sekolah cukup besar dalam hal ini, dimana sekolah menjadi sarana pengembangan kreativitas anak yang tentunya tidak lepas dari peran pendidik. Oleh karena itu, pendidik ber-peran penting dalam pengembangan keterampilan siswa MIM PEPE da-lam berkreativitas, didukung dan dikelola dengan baik. Hal ini dapat dicapai jika siswa dan guru dapat berkolaborasi secara baik untuk men-capai suatu tujuan yang dirancang bersama. Data menunjukkan bahwa banyak siswa MIM PEPE yang belum semua dapat mengembangkan krea-tivitas dan skillnya. Faktor utama yang mendorong keberanian siswa un-tuk meningkatkan kreativitasnya adalah bimbingan guru dan fasilitas yang memadai untuk pengembangan siswa. Rasa percaya diri pada siswa dalam meningkatkan skillpersonalnya merupakan tanggung jawab siswa itu sendiri dan tentunya didampingi oleh peran guru. Tujuan dari pengabdianini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengembangkan kreativitasnya. Subjek dalampengabdianyaitu siswa kelas 1, 2 dan 3. Adapun objek pengabdiannya adalah kemampuan krea-tivitas peserta didik. Hasil pengabdianini menunjukkan bahwa kreativi-tas anak dapat berkembang disertai dengan peran guru.