p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin KKN Pendidikan
Djumadi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Budaya Indonesia pada Siswa Sanggar Belajar Sentul Kuala Lumpur dengan Permainan Tradisional Djumadi; Hernawan Sulistyanto; Sabar Narimo; Harun Joko Prayitno; Suleha; Erni Rosita; Nabila Fitriyani; Shohenuddin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i2.11793

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Keanekaragaman budaya ini patut untuk diketahui oleh seluruh anak Indonesia di manapun berada sebagai generasi pelestari budaya Indonesia. Pengenalan budaya dapat dilakukan melalui pendidikan formal, informal, dan non formal. Pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak migran di Malaysia telah diupayakan oleh perkumpulan masyarakat Indonesia yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur melalui Sanggar Bimbingan (SB) yang sudah berjalan secara rutin, salah satunya yakni SB Sentul Kuala Lumpur. Kemampuan mengenal keragaman budaya daerah Indonesia menjadi masalah utama anak migran Indonesia di SB Sentul karena mereka tinggal di luar Indonesia. Oleh karenanya anak-anak migran tersebut perlu dikenalkan dengan budaya tanah air Indonesia. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat (PkM) Kemitraan Internasional (KI) ini adalah untuk menguatkan pengetahuan budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan bentuk permainan tradisional yang dilakukan melalui demonstrasi dan pendampingan. Metode demonstrasi digunakan untuk mencontohkan bentuk permainan, sedangkan metode pendampingan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi dengan mencoba mempraktikkan permainan yang diajarkan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini lebih dari 93% anak telah mampu memahami beragam budaya Indonesia. Akhirnya mereka diharapkan tetap mengenal budaya Indonesia meskipun berada di negara asing.
Pemberdayaan Literasi-Numerasi Berpendekatan Media Digital pada Siswa Sanggar Kulim Kedah dan Ar-Rahmah Penang Malaysia Hernawan Sulistyanto; Djumadi; Sabar Narimo; Harun Joko Prayitno; Sofyan Anif; Heriyanti Tahang; Anggun Kusuma Budi; Fadtma Alfita Septyaningrum
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11827

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi merupakan ketrampilan dasar kependidikan yang perlu dimiliki oleh siswa termasuk anak pekerja migran asal Indonesia di Malaysia. Paguyuban masyarakat Indonesia melalui Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) telah bekerja sama dengan pihak Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur membentuk sanggar-sanggar belajar (SB) yang sudah berjalan secara rutin dengan target para siswa dapat mengikuti “Kejar Paket”, diantaranya yakni SB Ar-Rahmah Penang dan SB Kulim Kedah. Sesuai hasil observasi, kemampuan literasi dan numerasi menjadi permasalahan utama pada siswa migran Indonesia di kedua SB tersebut. Sehingga tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) ini yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ialah memberdayakan kemampuan literasi dan numerasi siswa dengan berbantuan media digital. Pendekatan yang digunakan yaitu Partisipatori Rural Appresial (PRA). Sasaran kegiatan yakni 36 siswa SB Ar-Rahmah Penang dan SB Kulim Kedah Malaysia. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, latihan, dan pendampingan. Hasil utama pengabdian ini yakni adanya peningkatan sebesar 83% pada kemampuan literasi dan 74% pada kemampuan numerasi. Berdasarkan hasil yang telah dicapai maka kegiatan PkM KI dan KKN ini amatlah penting sehingga pendampingan literasi dan numerasi akan terus dilakukan secara berkesinambungan setelah selesainya masa kegiatan ini melalui daring.