Fajar Mifthakhul Jannah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Praanggapan Pemberitaan pada Komentar Channel Kompas TV “Inilah Nasib Fikri, Santri Peramal Prabowo jadi Menteri Jokowi” Fajar Mifthakhul Jannah; Sotya Wisnu Putri; Deyanty Yuliastuti Nissantarie; Harun Joko Prayitno; Muhammad Rohmadi
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis praanggapan dalam kolom komentar kanal Kompas TV dengan judul video “Inilah Nasib Fikri, Santri Peramal Prabowo Jadi Menteri Jokowi”. Manfaat penelitian ini adalah agar siswa atau pembaca mampu menganalisis jenis-jenis praanggapan dalam kolom komentar kanal Kompas TV dengan judul video “Inilah Nasib Fikri, Santri Peramal Prabowo Jadi Menteri Jokowi”. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data yang relevan sesuai dengan desain penelitian. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi pola, tema, atau tren yang muncul dari data yang telah dikumpulkan. Hasil temuan dari 12 data penelitian ini menunjukkan adanya berbagai jenis praanggapan, yaitu praanggapan kontrafaktual, nonfaktual, faktif, hubungan kausal, eksistensial, dan identitas. Praanggapan kontrafaktual adalah praanggapan yang menghasilkan pernyataan kontradiktif. Praanggapan nonfaktual adalah praanggapan yang menyatakan ketidakbenaran suatu hal atau kondisi. Praanggapan faktif merupakan praanggapan yang muncul dari informasi yang diyakini kebenaran fakta atau keadaannya. Praanggapan hubungan kausal mengasumsikan hubungan sebab-akibat antara dua entitas atau kejadian. Praanggapan eksistensial menganggap bahwa suatu entitas atau kejadian tertentu sudah ada atau terjadi. Praanggapan identitas mengasumsikan identitas suatu entitas atau kejadian tetap.