Fajrin Intan Safitri
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Masyarakat terhadap Implementasi Regulasi Halal dalam Rantai Nilai Halal di Kota Malang Nurul Badriyah; Setyo Tri Wahyudi; Kartika Sari; Rihana Sofie Nabella; Radeetha; Fajrin Intan Safitri; Amalia Rahmawati
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i3.738

Abstract

Salah satu kebutuhan dasar masyarakat adalah ketersediaan produk makanan dan minuman yang terjamin kehalalannya. Oleh karena itu, aspek halal menjadi prioritas utama dalam pemilihan produk, selain kualitas serta bahan baku yang digunakan. Label halal merupakan pertimbangan penting yang memengaruhi minat beli konsumen Muslim. Namun, permasalahan yang muncul di masyarakat saat ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai produk non-pangan yang telah bersertifikat halal. Urgensi lain dari penelitian ini adalah masih beredarnya produk di pasar yang bersertifikat halal maupun yang belum memiliki sertifikat halal, serta adanya stigma negatif bahwa label halal hanya dianggap sebagai strategi pemasaran. Terlebih lagi, dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), maka mulai 17 Oktober 2024 sertifikasi halal menjadi kewajiban untuk produk makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap implementasi regulasi halal dalam kaitannya dengan rantai nilai halal di Kota Malang. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods, dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan untuk menganalisis persepsi masyarakat digunakan metode Partial Least Square (PLS) serta analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap implementasi regulasi halal adalah kepercayaan, diikuti oleh pengetahuan, dan kemudian label halal.Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepercayaan dan pengetahuan masyarakat, serta optimalisasi penerapan label halal, merupakan faktor strategis dalam mendukung implementasi regulasi halal yang efektif. Dengan demikian, hal ini dapat memperkuat keberlanjutan rantai nilai halal di Kota Malang.