Sri Marmoah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konvergensi dan Divergensi Kebijakan Pendidikan: Studi Komparatif Kurikulum Holistik di India dan Indonesia Septi Nugrohoningsih; Sri Marmoah; Fadhil Purnama Adi
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1006

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut sistem pendidikan mengadopsi pendekatan yang holistik, adaptif, dan berpusat pada peserta didik untuk merespons perkembangan teknologi dan dinamika global. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan kurikulum holistik dan pembelajaran abad ke-21 di India dan Indonesia, serta mengidentifikasi konvergensi paradigma, divergensi strategi implementasi, dan tantangan sistemik yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 50 artikel diidentifikasi dan diseleksi menjadi 36 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan menggunakan thematic analysis dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara memiliki konvergensi dalam paradigma pendidikan yang menekankan pengembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum holistik. Namun, terdapat divergensi dalam implementasi kebijakan, di mana India melalui National Education Policy (NEP) 2020 lebih menonjolkan pendekatan struktural dan sistemik, sementara Indonesia melalui Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka lebih mengedepankan pendekatan kontekstual dan desentralistik. Selain itu, kedua negara menghadapi tantangan serupa berupa kesenjangan infrastruktur digital, variasi kualitas guru, serta kesenjangan antara kebijakan dan implementasi. Faktor kunci keberhasilan meliputi kepemimpinan transformasional, penguatan kompetensi guru, integrasi teknologi yang inklusif, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan.Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam kajian pendidikan komparatif dan secara praktis memberikan rekomendasi kebijakan yang adaptif dan kontekstual untuk mendukung transformasi pendidikan berkelanjutan.