Dedy Rizaldi
Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Grounded Theory sebagai Pendekatan Epistemologis dalam Penelitian Pendidikan Agama Islam: Dari Metodologi ke Konstruksi Teori Dedy Rizaldi; Sehat Ihsan Shadiqin; Teuku Zulfikar
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.1018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan pendekatan grounded theory dalam penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI), meliputi aspek konseptual, prosedur metodologis, serta implikasi teoretisnya dalam pengembangan keilmuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research yang dianalisis melalui tahapan grounded theory, yaitu open coding, axial coding, dan selective coding, yang dilakukan secara simultan dan iteratif dengan menerapkan constant comparative method. Sumber data berupa literatur ilmiah, kitab, dan dokumen akademik yang relevan dengan kajian PAI dan metodologi grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grounded theory memiliki relevansi tinggi dalam penelitian PAI karena mampu menghasilkan teori substantif yang berakar pada realitas empiris dan kontekstual. Secara konseptual, grounded theory tidak hanya berfungsi sebagai metode penelitian, tetapi juga sebagai pendekatan epistemologis yang mendukung pengembangan teori pendidikan Islam yang lebih autentik. Pendekatan ini menyediakan kerangka analisis yang sistematis dan fleksibel, serta dapat diadaptasi dalam penelitian kepustakaan dengan menjadikan dokumen sebagai sumber data utama. Sementara itu, secara teoretis, grounded theory berkontribusi dalam menghasilkan model konseptual internalisasi nilai yang mencakup keteladanan guru, pembiasaan ibadah, lingkungan religius, dan refleksi spiritual sebagai faktor utama pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini juga menemukan adanya implikasi epistemologis berupa pergeseran paradigma dari ketergantungan terhadap teori Barat menuju pengembangan teori berbasis konteks lokal dalam Pendidikan Agama Islam. Pendekatan grounded theory memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran dan penguatan budaya religius di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, grounded theory dapat dipandang sebagai pendekatan yang strategis dalam memperkuat metodologi dan pengembangan keilmuan PAI yang kontekstual, aplikatif, dan berbasis data empiris.