Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan pengimplementasian Kurikulum Merdeka pada mata Pelajaran Fisika SMAN di Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian SMAN di Kabupaten Tana Toraja dengan jumlah 4 sekolah yaitu SMAN 1 Tana Toraja, SMAN 2 Tana Toraja, SMAN 3 Tana Toraja, SMAN 5 Tana Toraja. Teknik penelitian yang digunakan adalah non tes menggunakan kuesioner, observasi,dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah (1) kesiapan guru terdapat empat indikator yaitu pemahaman struktur dan karakteristik kurikulum merdeka, pengembangan diri (workshop), pemahaman proses pembelajaran kurikulum merdeka serta pemahaman penilaian kurikulum merdeka; (2) kesiapan modul ajar denngan indikator informasi umum,kompetensi inti, dan lampiran; (3) kesiapan sarana dan prasarana yang terdiri dari indikator infrastruktur fisik,teknologi dan akses internet serta bahan ajar dan sumber belajar Hasil penelitian menunjukkan kesiapan guru memperoleh rata-rata sebesar 78,37%, kesiapan modul ajar dengan rata-rata sebesar 90,00%,kesiapan sarana dan prasarana memperoleh rata-rata sebesar 90,15%. Indikator kesiapan guru sudah memenuhi kesiapan implementasi kurikulum merdeka dalam kategori siap, kesiapan modul ajar serta sarana dan prasarana sudah memenuhi dalam kategori sangat siap. Kata Kunci : Kesiapan, Kurikulum Merdeka, Modul ajar, Pembelajaran Fisika, Sarana dan Prasarana This reserarch aims to determine the readiness for the implementation of the Merdeka Curriculum in Physics lessons at public high schools in Tana Toraja Regency. This reserarch is a qualitative descriptive study with the research subjects being public high schools in Tana Toraja Regency, consisting of four schools, namely SMAN 1 Tana Toraja, SMAN 2 Tana Toraja, SMAN 3 Tana Toraja, and SMAN 5 Tana Toraja. The research technique used was non-test using questionnaires, observation, and documentation. The focus of the research was (1) teacher readiness, which consisted of four indicators, namely understanding the structure and characteristics of the independent curriculum, self-development (workshops), understanding the independent curriculum learning process, and understanding independent curriculum assessment; (2) teaching module readiness, with indicators of general information, core competencies, and attachments; (3) readiness of facilities and infrastructure consisting of indicators of physical infrastructure, technology and internet access, as well as teaching materials and learning resources. The results of the study show that teacher readiness obtained an average of 78.37%, teaching module readiness obtained an average of 90.00%, and facility and infrastructure readiness obtained an average of 90.15%. The teacher readiness indicator has met the readiness for the implementation of the independent curriculum in the ready category, while the readiness of teaching modules and facilities and infrastructure has met the very ready category. Keywords : Readiness, Independent Curriculum, Teaching Modules, Physics Learning, Facilities and Infrastructure