LALU SRIJAYA
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

An Analysis of Student Discipline in Support of Learning at SMKN 1 Sikur: Analisis kedisiplinan siswa dalam mendukung pembelajaran di SMKN 1 Sikur QTFIRUL MAULUDI; DWI F. KHADARISMAN; RODI AL-ASHFIHANI; YANDI WIRAWAN; LALU SRIJAYA; MUHAMMAD AZWAR SANI
REPETISI: Jurnal Olahraga dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jok.v2i1.2922

Abstract

Kedisiplinan siswa merupakan elemen fundamental dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran dan pembentukan karakter di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedisiplinan siswa di SMKN 1 Sikur dengan menggali bentuk-bentuk perilaku, faktor yang memengaruhi, serta makna yang dikonstruksi siswa terhadap kedisiplinan. Fokus kajian ini diarahkan untuk mengisi kesenjangan penelitian kualitatif yang masih terbatas pada jenjang pendidikan kejuruan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami fenomena secara mendalam dan kontekstual. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi yang meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif di lingkungan sekolah, dan studi dokumentasi terhadap arsip kesiswaan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian mengungkap bahwa perilaku disiplin siswa di SMKN 1 Sikur masih bervariasi dan bersifat situasional, yang mencerminkan proses internalisasi nilai yang belum sepenuhnya matang. Kedisiplinan dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal, seperti motivasi dan kesadaran diri, serta faktor eksternal yang mencakup keteladanan guru, budaya sekolah, dan konsistensi aturan. Selain itu, ditemukan keragaman makna disiplin di mata siswa, mulai dari sekadar kepatuhan untuk menghindari sanksi hingga kesadaran akan kebutuhan profesional di masa depan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan humanis dan dialogis dari guru lebih efektif dalam membangun kesadaran intrinsik dibandingkan sekadar penegakan aturan formal. Secara praktis, sekolah disarankan untuk mengembangkan strategi pembinaan yang lebih kontekstual, reflektif, dan berkelanjutan. Implikasi teoretisnya memperkaya kajian disiplin siswa dengan menekankan pentingnya pengalaman subjektif dalam memahami pembentukan karakter di lingkungan pendidikan..