Pamela Maher Wijaya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

p1-4 DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM SMPIT IHSANUL FIKRI MUNGKID MAGELANG DALAM PEMBELAJARAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Pamela Maher Wijaya
Islamic Education and Counseling Journal Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Artikel ini dengan pendekatan dan metode kualitatif serta kajian Pustaka untuk menganalisis desain pengembangan kurikulum SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid Magelang dalam Pembelajaran Era Revolusi Industri 4.0. Pengembangan kurikulum merupakan bagian yang sangat esensial dalam keseluruhan kegiatan Pendidikan. Pengembangan kurikulum yang akan diterapkan harus memiliki landasan dan prinsip pengembangan. Landasan pengembangan kurikulum dikaji secara mendalam sehingga tidak salah tafsir terhadap kondisi masyarakat yang akan dikembangkan dan tidak salah prediksi tentang masa depan. Kajian landasan kurikulum memiliki empat dimensi yaitu Landasan filosofis,psikologis, sosiologis, dan organisatoris. Pengembangan kurikulum mencakup secara makro maupun mikro. Pengembangan secara makro menyangkut pengembangan program Pendidikan secara umum dan menyeluruh dalam konteks suatu Lembaga atau institusi. Sedangkan secara mikro menyangkut pengembangan kurikulum yang sifatnya lebih terbatas, seperti pengembangan kurikulum pada level bidang studi mata pelajaran.
TRANSFORMATION OF SANTRI IDENTITY IN THE WAVE OF GLOBALIZATION AN ANTHROPOLOGICAL PERSPECTIVE Pamela Maher Wijaya; Yusrin Yusrin
Islamic Education and Counseling Journal Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STIT IHSANUL FIKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the transformation of santri identity in the context of globalization using an anthropological approach. Santri, as a group that has an important role in preserving Islamic values ​​in Indonesia, is now facing complex challenges due to the increasingly rapid flow of globalization. This research examines how the identity of santri, which is traditionally shaped by Islamic boarding school values ​​and local culture, is changing amid the influence of modernity, technology and global culture. Through ethnographic methods, this research finds that globalization not only affects the material aspects of students' lives, but also reconstructs their religious meanings and practices. The identity of santri is now developing to become more dynamic and plural, where they are able to adapt to changing times without abandoning their traditional roots. These findings contribute to a deeper understanding of the role of santri in maintaining a balance between tradition and modernity, as well as the implications of this identity transformation for the future of Islamic education in Indonesia.