Indonesia, salah satu dari 45 negara kepulauan di dunia, memiliki wilayah laut yang luas dan posisi strategis antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan 17.504 pulau dan luas wilayah laut 3,5 juta km2, Indonesia memiliki potensi besar dalam pertahanan dan konektivitas maritim. Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) merupakan jalur transportasi internasional yang vital dan membutuhkan kepemimpinan strategis untuk meningkatkan pertahanan lautnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan strategis dalam meningkatkan pertahanan ALKI, serta mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat keamanan maritim dan memastikan kelancaran jalur perdagangan internasional yang melintasi wilayah perairan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, analisis kebijakan maritim, dan evaluasi data sekunder terkait kondisi geografis, luas wilayah, serta dinamika keamanan dan perdagangan di ALKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan strategis yang efektif berperan penting dalam meningkatkan pertahanan ALKI. Identifikasi potensi ancaman, peningkatan kerjasama internasional, dan modernisasi armada laut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan. Selain itu, pemanfaatan teknologi pengawasan dan peningkatan kapasitas personel keamanan laut juga terbukti krusial dalam menjaga keamanan jalur perdagangan ini. Kepemimpinan strategis yang kuat dan terarah sangat diperlukan untuk meningkatkan pertahanan ALKI. Dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat memastikan keamanan dan kelancaran jalur transportasi internasional, yang pada gilirannya memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan global dan meningkatkan pertahanan maritim nasional. Implementasi langkah-langkah tersebut akan memperkuat keamanan maritim, mendukung ekonomi nasional, dan meningkatkan kerjasama internasional.