Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMIZATION OF PROPERTY MANAGEMENT MEDIUM TANK HARIMAU PRODUCED BY PT. PINDAD THROUGH INCREASING DOMESTIC CONTENT LEVEL (TKDN) Achmad Imron; Handy Octavianus; Rudy Haposan Siahaan
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v15i3.19982

Abstract

Kendaraan tempur Tank adalah properti yang bernilai ekonomi tinggi dan strategis untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia, namun hingga saat ini menghadapi kendala TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) yang rendah sehingga Indonesia memiliki ketergantungan alpalhankam yang tinggi terhadap negara lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai TKDN Medium Tank Harimau dan merupakan bagian Manajemen properti agar lebih optimal secara ekonomi dan pertahanan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, berupa studi kasus Medium Tank di PT. Pindad. Data-data diambil dengan metoda inspeksi, micro identification di PT. Pindad serta wawancara dengan 21 nara sumber yang dianggap dapat mewakili pemangku kepentingan, yakni PT. Pindad sebagai produsen, beberapa industri pendukung, pengguna dan regulator dalam hal ini kementerian perindustrian dan kementerian pertahanan dan KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan). Data yang diperoleh dari wawancara selanjutnya di oleh dengan NVivo untuk menstrukturkan temuan. Hasil penelitian ini menyampaikan tiga point untuk mengoptimalisasi nilai Medium Tank Harimau melalui kenaikan TKDN. Pertama, melakukan riview aturan cara menghitung TKDN khusus alpalhankam, Cara menghitung TKDN dilakukan yang saat ini hanya bersifat cost based harus dikombinasikan dengan process based, serta diikuti dengan aturan pelaksanaan khusus untuk produk alpalhankam. Kedua, upaya yang harus dilakukan untuk meningkatakan TKDN Medium Tank Harimau, yang meliputi: kebijakan pemerintah, komitmen, membangun ekosistem, dn substitusi komponen & subkomponen. Ketiga, penelitian ini berhasil mengidentifikasi industri komponen dan subkomponen substitusi impor apa saja yang dapat dikembangkan baik secara intensifikasi pada industri yang sudah ada maupun ekstensifikasi dengan membentuk industri baru untuk mendorong terbentuknya ekosistem industri yang dapat mendukung peningkatan TKDN.