Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT PERTOLONGAN PERTAMA (FIRST AID) DI DESA TANJUNGSARI Indi Juniartri Cahya Ningrum; Putri Ajeng Nur Fatimah Ardiyansah; Rizki Amilia; Muhammad Dzikra Pratama; Nadia Azzahra; Hafidz Hidayatullah; Ayu Firnanda
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/svj1mh56

Abstract

Pertolongan pertama (First Aid) merupakan suatu tindakan awal yang sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat untuk menangani kondisi cedera atau gawat darurat sebelum korban mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut. Berdasarkan hasil observasi di Desa Tanjungsari, sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan dan pemahaman terkait cara memberikan pertolongan pertama secara benar. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Kelompok KKM 53 Universitas Bina Bangsa menyelenggarakan Workshop Pertolongan Pertama (First Aid) di Aula Desa Tanjungsari dengan tujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan ini menggunakan metode kombinasi penyampaian materi, diskusi, dan simulasi praktik langsung mengenai cara menangani luka, cara menghentikan pendarahan, serta penanganan korban pingsan, dengan pemateri dari PMI Kabupaten Serang. Hasil kegiatan yang diselenggarakan ini menunjukan bahwa sebelum workshop, masyarakat cenderung ragu memberikan pertolongan karena takut melakukan kesalahan, namun setelah mengikuti workshop dan mendapatkan materi serta praktik langsung, mereka menjadi lebih paham dalam bertindak untuk memberikan pertolongan pertama. Temuan ini sejalan dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik lansgung merupakan metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat di Desa Tanjungsari. Secara keseluruhan, Workshop First Aid ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat Desa Tanjungsari dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman, sehingga dapat meminimalkan risiko komplikasi maupun kematian akibat keterlambatan penanganan pada situasi darurat.
IMPLEMENTASI WEBSITE SMART VILLAGE SEBAGAI INOVASI DIGITALISASI PELAYANAN PUBLIK DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN PABUARAN KABUPATEN SERANG Muhammad Dzikra Pratama; Indi Juniartri Cahya Ningrum; Reza Triyana; Rizki Amilia.,M.A.P; Mufiida Fathiyyah; Priskila Edginawati Salim; Angga Dwi Putra
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/bxv39429

Abstract

Desa Tanjungsari merupakan salah satu wilayah administrasi di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, UMKM, dan wisata alam, namun belum memiliki media digital terintegrasi untuk mendukung pelayanan publik dan promosi potensi desa. Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 53 di Desa Tanjungsari bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah portal desa digital (smart village) sebagai sarana pelayanan administrasi, transparansi anggaran, dan promosi potensi lokal desa. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi kondisi desa, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembangunan website, hingga pelatihan pengoperasian kepada perangkat desa. Website yang dihasilkan, dapat diakses melalui smartvillagetanjungsari.com, dilengkapi dengan fitur profil dan sejarah desa, struktur pemerintahan, layanan surat digital yang terintegrasi dengan verifikasi RT/RW dan tanda tangan digital kepala seksi, layanan pengaduan warga, peminjaman fasilitas desa, direktori UMKM lokal beserta kontak WhatsApp pelaku usaha, peta geospasial interaktif potensi desa, informasi destinasi wisata, berita dan kabar desa, serta halaman transparansi APBDes, realisasi anggaran, dan dokumen resmi (RPJMDes, RKPDes, dan Peraturan Desa). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa portal digital ini mampu mempermudah warga dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor desa, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan desa, serta membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata setempat. Dengan adanya pelatihan pengelolaan konten kepada aparatur desa, keberlanjutan pengelolaan website diharapkan dapat terus berjalan meskipun program KKM telah selesai.