Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Daun Pisang Kering (Klaras) sebagai Pewarna Alami dan Penguat Tekstur pada Makanan Tradisional Ireng-Ireng di Kampung Combong, Kelurahan Kepuh, Ciwandan, Banten Arisandi Pramana; Aninda Nurfaridah; Ibnu Mubaraq; Fitri Ramadhani; Putri Amaliah; Dewi Safitri; Yogi Irawan Pratama
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/cxkwye06

Abstract

Daun pisang kering, atau “klaras,” merupakan produk sampingan pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan, meskipun memiliki potensi besar sebagai pewarna hitam alami dan penambah tekstur dalam makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan klaras sebagai pewarna alami dan penambah tekstur dalam produksi ireng-ireng, sebuah camilan tradisional pasar khas Jawa Timur yang terbuat dari tepung tapioka, yang dikembangkan bekerja sama dengan masyarakat di Kampung Combong, Desa Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dikombinasikan dengan eksperimen sederhana, mencakup tahapan pengumpulan klaras, pengeringan, pembakaran hingga menjadi abu, penggilingan, penyaringan, dan pencampuran ke dalam adonan ireng-ireng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu klaras menghasilkan warna hitam pekat dan merata, meningkatkan kelenturan dan elastisitas adonan, serta memberikan aroma asap yang khas yang memperkuat keaslian produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan limbah klaras dapat menjadi solusi sebagai bahan pewarna alami, aman, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung pengelolaan limbah pertanian serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.