Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pupuk Pelengkap Cair Terhadap Aklimatisasi Anggrek Hitam kurniawati, atika; Listiawati,MP, Ir. Agustina; Budi, MMA, Ir. Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31969

Abstract

The Effect of Concentration and Frequency of Complementary Liquid Fertilizers on Black Orchid Acclimatization Atika Kurniawati(1), Agustina Listiawati (2), Setia Budi (2)1)Students of Agriculture Faculty(2)Lecturer of Agriculture Faculty, Tanjungpura University PontianakEmail: atikakurniawati55@gmail.com ABSTRACT Acclimatization of orchids requires nutrition enough to support its growth. The provision of complementary liquid fertilizer with concentration right thing to do, because it can influence whether or not good growth seeds orchids. The frequency of the fertilizer needed to gain proper seeds optimal. This study aims to find the best combination of concentration and frequency of complementary liquid fertilizer Grow Quick S against acclimatization of black orchids. This research was conducted in the shade house of Green Villa, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This study used a field experimental method with Split Plot Design, in which 2 frequency levels were put as main plots (main plot) which were f1 = once every 2 days, f2 = 3 days and 4 levels of concentration as subplots (sub plot) which were k1 = 1 ml/l, k2 = 2 ml/l, k3 = 3 ml/l, k4 = 4 ml/l. Each treatment consisted of 3 replications and each treatment consisted of 5 plant samples constitute to 120 plant samples. The variables observed in this study were increase in leaf length (cm), increase in number of leaves (strands), root length (cm), number of roots (strands) and number of shoots (shoots). Based on the results of the study it can be concluded that the provision of various types of concentrations and frequencies of complementary liquid fertilizer gives the same response on all variables, for the effectiveness of the use of complementary liquid fertilizer is a concentration of 1 ml/l and with the frequency every 3 days application. Keywords: Acclimatization, Black Orchid, Frequency, Concentration, Complementary Liquid Fertilizer
Pengaruh Pemberian Kapur dan Pupuk Organik Padat Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung pada Tanah Aluvial mujiono, Mujiono; Budi, MMA, Ir. Setia; Sulistyowati, MMA, Ir. Henny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42624

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara kapur dolomitdan pupuk organik padat, serta mendapatkan dosis yang terbaik dari keduanyaterhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung pada tanah aluvial. Penelitiandilaksanakan di lahan yang berada di Jln. A.Yani 2 Gg Permata, dimulai pada 15Maret sampai 28 Juli 2019. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan AcakLengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor 3 taraf perlakuan, 4 sampel dan 3ulangan. Perlakuan yang dimaksud terdiri dari k yaitu 2,60 g, k2 yaitu 3,65 g, k3yaitu 4,35 g/polybag kapur dolomit, p1 yaitu 5 g, p2 yaitu 10 g dan p3 yaitu 15g/polybag pupuk organik padat. Variabel pengamatan yang diamati yaitu tinggitanaman, diameter batang, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman, dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidakadanya interaksi yang terjadi terhadap pemberian pupuk organik padat dan kapurdolomit, pemberian pupuk organik padat dengan dosis 15 g/polybag merupakanperlakuan yang terbaik disetiap variabel pengamatan serta pemberian kapurdolomit tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap semua variabelpengamatan. 1
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL Rohima, Rohima; Listiawati, MP, Ir. Agustina; Budi, MMA, Ir. Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44006

Abstract

Peningkatan produksi kedelai edamame perlu dilakukan karena tingginya permintaan kedelai di Indonesia setiap tahunnya, upaya peningkatan produksi dapatdilakukan pada tanah aluvial dengan pemberian pupuk organik cair limbah ikan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cairlimbah ikan yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame padatanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang terletak di Jalan Reformasi, KotaPontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 9 April "“ 14 Juni 2020. Metode yangdigunakan dalam penelitian yaitu rancangan acak lengkap dengan 6 taraf perlakuanyaitu p1 (30 ml/l); p2 (60 ml/l); p3 (90 ml/l); p4 (120 ml/l); p5 (150 ml/l); p6 (180 ml/l). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan terdiri dari 4 sampeltanaman. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman minggu ke-2, 3, dan 4, volumeakar, berat kering tanaman, umur berbunga, jumlah polong per tanaman, dan jumlahpolong isi per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagaikonsentrasi pupuk organik cair limbah ikan mampu mempengaruhi hasil volume akardan berat kering tanaman, namun pada tinggi tanaman, umur berbunga, jumlahpolong per tanaman dan jumlah polong isi per tanaman diperoleh pertumbuhan yangsama baiknya.
PENGARUH PUPUK KOTORAN KAMBING DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU DI TANAH ALUVIAL Rona, Rona; Budi, MMA, Ir. Setia; Maullidi, S.P, M.Sc, Maullidi, S.P, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara dosis pupuk kotoran kambing dan pupuk urea pada tanaman sawi hijau di tanah aluvial. Penelitianini dilakukan di lokasi yang tarletak di Jalan Parit H. Mukhsin 2, Komplek MegaMas, Kuburaya, penelitian dilaksanakan dimulai 09 agustus "“ 03 oktober 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada faktorial,faktor pertama pemberian berbagai dosis pupuk kotoran kambing (k) dengan 3 tarafyaitu (k1, k2, k3) dan faktor kedua pemberian pupuk urea (n) dengan 3 taraf yaitu (n1,n2, n3) sehingga doperoleh 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuandiulang sebanyak 3 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman sehinggajumlah sampel tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Perlakuan pertamapemberian pupuk kotoran kambing yaitu: k1 = 10 ton/ha, k2 = 20 ton/ha, k3 = 30ton/ha. Factor kedua pemberian pupuk urea yaitu: n1 = 75 kg/ha, n2 = 125 kg/ha, n3 =175 kg/ha. Kombinasi tersebut antara lain: k1n1, k1n2, k1n3, k2n1, k2n2, ,k3n3. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian yaitu volume akar (cm),jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), dan berat segartanaman (g). Variabel pengamatan pendukung terhadap kondisi lingkungan yaitu,suhu udara harian (C), kelembaban udara relatif (%), curah hujan (mm) dan pHtanah. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi interaksi antara pupuk kotoran kambing °da pupuk urea pada variabel volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan beratsegar tanaman, sedangkan pada variabel jumlah daun tidak terjadi interaksi.Pemberian pupuk kotoran kambing dengan dosis 30 ton/ha dan pupuk urea dengandosis 175 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil sawi hijau yang terbaik di tanahaluvial. k2n3, k3n1, k3n23