This Author published in this journals
All Journal Wahana Sekolah Dasar
Agustina Weni Astuti
STKIP Persada Khatulistiwa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESULITAN BELAJAR MEMBACA (DYSLEXIA)PADA SISWA KELAS III(STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 10 MIAU MERAH) Fransisca; Agustina Weni Astuti
Wahana Sekolah Dasar Vol. 29 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v29i1.3134

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kan kesulitan belajar membaca (dyslexia) pada siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III , orang tua, guru kelas III, kepala sekolah dan keluarga terdekat subyek. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawa ncara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempe ngaruhi kesulitan belajar yaitu : (1) faktor internal yang terdiri dari faktor fisiologis yg menunju kkan bahwa kelahiran prematur yang mengakibatkan pertumbuhan tubuh tidak normal , kesehatan terganggu sering kejang - kejang dan pingsan serta pandangan mata terlihat juling dan faktor p sikologis yaitu subyek kurang bisa bersosialisasi sehingga tidak bisa men yesuaikkan diri dengan situasi dan kondisi sekitarnya . (2) Faktor eksternal terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga yang ditemukan bahwa k akek dan nenek subyek yang mengalami kesulitan membaca ; lingkungan sekolah menunjukkan bahwa subyek kebingungan k etika diminta membaca oleh gurunya sehingga subyek tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru jika tidak dibimbing oleh guru; dan l ingkungan m asyarakat menunjukkan bahwa subyek lebih cenderung memilih untuk menyendiri. Sehingga dapat disimpulk an bahwa subyek mengal ami kesulitan belajar membaca (dyslexia)