Siti Zenifa Nurul Bhatinia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS IMPLIKATUR PADA WACANA “ISU PEMILU 2024 DITUNDA MENJADI BOLA LIAR” DI YOUTUBE Siti Zenifa Nurul Bhatinia; Khusnul Khotimah
Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters State University of Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i22024p249-262

Abstract

Humans are social beings. Humans need communication to interact with one another, both to express opinions, ideas, desires, information, and so on. To understand implicit meaning, semantic knowledge alone is not enough; pragmatic knowledge is needed, namely understanding implicature. Implicature is a conversation about implied meaning through the utterance of a sentence in a context. In this study, the researcher used argumentative discourse. This discourse was chosen because the researcher wanted to explain the meaning of implicature, its meaning, and the functions of the implicatures in the utterances contained therein. This study is a qualitative study using descriptive methods and reading techniques to identify implicatures in the commentary utterances. Based on the results of the analysis, several functions of implicature were found, namely satire, criticism, sarcasm and protest, appreciation, support, and prohibition. Bahasa merupakan alat komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dari fitrah manusia yaitu sebagai makhluk sosial. Manusia membutuhkan komunikasi untuk berinteraksi satu sama lain. Baik untuk mengungkapkan pendapat, ide, keinginan, informasi dan lain sebagainya. Jika ingin memahami makna secara implisit, tidak cukup hanya memahaminya dengan menggunakan pengetahuan semantik saja, namun diperlukan pengetahuan pragmatis yaitu memahami implikatur. Implikatur adalah percakapan makna yang tersirat melalui ujaran suatu kalimat dalam suatu konteks. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan wacana argumentasi. Wacana ini dipilih Karena peneliti ingin menjelaskan maksud implikatur, makna dan fungsi-fungsi implikatur dari ujaran yang ada di dalamnya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik baca untuk mengidentifikasi implikatur dalam tuturan komentar tersebut. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan beberapa fungsi implikatur yakni sindiran, kritik, sindiran dan protes, apresiasi, dukungan, dan larangan.
IMPLIKATUR NONKONVENSIONAL ROASTING KIKI SAPUTRI “PESAN TERSIRAT DIBALIK KRITIK TERHADAP ERICK THOHIR DAN ZULKIFLI HASAN” Siti Zenifa Nurul Bhatinia; Emy Rizta Kusuma
Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters State University of Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i22024p206-219

Abstract

This study aims to analyze examples of unconventional implicatures in a roasting performed by Kiki Saputri regarding political issues and the performance of Indonesian officials. The data source for this study consists of excerpts from Kiki Saputri’s roasting that employ unconventional implicatures as a tool to implicitly convey a satirical effect on the person being roasted. The method used in this study is the descriptive method. Furthermore, the techniques employed in this study are observation and recording. In this study, 5 data points were identified from Kiki Saputri’s roasting of Erick Thohir, and 5 additional data points were identified from the roasting derived from Kiki Saputri’s remarks directed at Zulkifli Hasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai bagaimana contoh implikatur nonkonvensional dalam sebuah roasting yang dituturkan oleh Kiki Saputri terkait isu-isu politik dan kinerja pejabat Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah kutipan roasting-an Kiki Saputri yang menggunakan implikatur nonkonvensional sebagai alat untuk memberikan efek sindiran secara tersirat pada orang yang sedang di-roasting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi. Kemudian, teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan pencatatan. Pada penelitian ini telah ditemukan 5 data dari hasil roasting-an Kiki Saputri kepada Erick Thohir dan 5 data pula dari hasil roastingan yang didapat dari tuturan Kiki Saputri kepada Zulkifli Hasan.