This Author published in this journals
All Journal Bangunan
Dalrino Dalrino
Teknik Sipil, Politeknik Negeri Padang, Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA FAKTOR-FAKTOR PENGARUH PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA (STUDI KASUS: INSTALLATION PIPING GEOTHERMAL POWER PLANT MUARA LABOH, SOLOK SELATAN) Ilham Ahmad Syauki; Jajang Atmaja; Dalrino Dalrino; Riswandi Riswandi; Latifah Mahdiyah Azwar
Bangunan Vol. 30 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p69-78

Abstract

Produktivitas tenaga kerja menjadi faktor krusial dalam kesuksesan proyek konstruksi, dipengaruhi oleh berbagai aspek terkait sumber daya manusia. Studi ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pekerja tukang batu serta melakukan perbandingan antara produktivitas aktual di lapangan dengan standar yang tercantum dalam SNI 2008.. Studi dilakukan pada proyek Installation Piping Geothermal Power Plant Muara Laboh di Solok Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyusunan kuesioner berdasarkan variabel-variabel bebas, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda, uji t, uji F (ANOVA), dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Selain itu, dilakukan pula uji validitas dan reliabilitas terhadap instrumen penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel usia, kenyamanan kerja, pengalaman kerja, kesesuaian upah, kesehatan pekerja, dan kemampuan manajerial secara signifikan memengaruhi produktivitas, sedangkan variabel koordinasi dan perencanaan tidak berpengaruh signifikan. Hal ini dibuktikan melalui nilai thitung masing-masing variabel yang sebagian besar lebih besar dari tabel, serta nilai Fhitung sebesar 6,809 yang lebih tinggi dari Ftabel sebesar 2,46. Rata-rata produktivitas pekerja di lapangan sebesar 775,768 m²/7 jam/orang, sementara berdasarkan konversi standar waktu kerja SNI 2008, produktivitas sebesar 747,03 m²/7 jam/orang. Perbedaan ini menunjukkan bahwa produktivitas aktual di lapangan lebih tinggi dibandingkan acuan produktivitas berdasarkan SNI.